TikTok terus berinovasi untuk meningkatkan keamanan penggunanya. Fitur terbaru mereka, Security Checkup, hadir sebagai dashboard terpusat untuk melindungi akun dari serangan siber.
Fitur ini bisa diakses melalui menu Pengaturan dan privasi > Keamanan & izin di aplikasi TikTok. Tujuannya adalah mempermudah pengguna mengelola keamanan akun.
Security Checkup memungkinkan pengguna menautkan nomor telepon dan email, mengaktifkan autentikasi dua faktor, mengatur passkey, dan menggunakan login biometrik.
Pengguna juga bisa melihat perangkat yang terhubung ke akun mereka. Akses dari perangkat yang tidak dikenal atau tidak digunakan lagi bisa dicabut.
Dilansir dari engadget, TikTok akan memberi tanda pada aktivitas mencurigakan yang terdeteksi di akun pengguna. Ini membantu pengguna mendeteksi potensi ancaman keamanan.
Fitur serupa sebenarnya sudah ada di platform lain. Instagram, misalnya, meluncurkan tool dengan nama yang sama pada tahun 2021.
Meskipun TikTok terbilang terlambat, langkah ini tetap patut diapresiasi sebagai upaya meningkatkan keamanan akun pengguna.
Security Checkup hadir sebagai solusi keamanan terpusat untuk pengguna TikTok. Fitur ini memudahkan pengguna mengelola keamanan akun dan mendeteksi aktivitas mencurigakan.