
- 25 hari lalu
Permintaan memori untuk pusat data AI menekan pasokan komponen smartphone, menaikkan harga, dan mempersempit pilihan perangkat murah.

Hedra.ID, Shenzhen - HONOR resmi meluncurkan Robot Phone di China, Rabu (12/8/2026). Smartphone unik ini membawa kamera utama 200 MP yang dipasang pada lengan gimbal bermotor, sehingga kameranya bisa bergerak, mengikuti objek, dan membantu menghasilkan video yang lebih stabil.
Konsep tersebut membuat HONOR Robot Phone terasa seperti gabungan smartphone flagship dengan kamera gimbal portabel. Di situs resminya, HONOR bahkan menyebutnya sebagai “a new species of smartphone”.

Apa yang membuatnya unik? Tak lain dan tak bukan adalah kamera utama 200 MP pada Robot Phone menggunakan sistem gimbal mekanis dengan kemampuan bergerak empat derajat kebebasan atau 4DoF.
Dengan fitur AI Object Tracking, kamera dapat mengikuti subjek secara otomatis ketika pengguna bergerak. Fitur ini bisa berguna untuk video call, vlog, atau merekam diri sendiri tanpa perlu terus memindahkan ponsel.
Selain kamera utama 200 MP, perangkat ini juga dibekali kamera telefoto periskop 200 MP, kamera ultra-wide 50 MP, dan kamera depan 50 MP. HONOR juga bekerja sama dengan ARRI untuk menghadirkan pendekatan visual yang lebih sinematik pada perekaman video.
Di balik desain uniknya, Robot Phone tetap membawa spesifikasi flagship. Perangkat ini menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM hingga 16 GB, serta penyimpanan hingga 1 TB. Baterainya berkapasitas 7.060 mAh dengan fast charging 120 W dan wireless charging 50 W.
Untuk bobotnya mencapai sekitar 248 gram dengan ketebalan 9,59 mm. Salah satu komprominya adalah sertifikasi ketahanan air yang hanya IP54, lebih rendah dibandingkan banyak flagship yang sudah menawarkan IP68.
Di China, HONOR Robot Phone dijual mulai CNY 9.999 untuk versi 12 GB/512 GB dan CNY 12.999 untuk varian 16 GB/1 TB. Jika dikonversi menggunakan kurs sekitar Rp2.647 per yuan, harganya setara sekitar Rp26,5 juta hingga Rp34,4 juta.
Apakah worth it? Mungkin saja. Robot Phone menarik karena tidak hanya mengejar sensor kamera yang lebih besar, tetapi juga mengubah cara kamera smartphone bekerja secara fisik.
Baca juga: HONOR X7e Plus 5G Diklaim Tahan Jatuh dari Ketinggian 2,5 Meter
Kamera yang bisa bergerak sendiri dapat membantu stabilisasi, tracking objek, dan pengambilan gambar dari sudut tertentu. Namun, bobot yang lebih berat, kompleksitas mekanisme, dan harga tinggi membuatnya lebih cocok untuk early adopter serta kreator konten.
Meski begitu, perangkat ini menunjukkan bahwa inovasi smartphone belum berhenti pada layar lipat. Kamera robotik bisa menjadi eksperimen berikutnya dalam mencari bentuk baru smartphone.