- 8.8/10 (12 Reviews)

- 2 bulan lalu
Beijing mulai membatasi ekspor teknologi canggih ke Amerika Serikat. Kali ini sasarannya adalah industri panel surya

Hedra.ID, India - OnePlus mulai membuka jalan untuk kehadiran OnePlus Nord Buds 4. Perangkat true wireless stereo atau TWS terbaru ini sudah menampakan diri melalui wujud sebuah teaser.
Meski tanggal peluncuran belum diumumkan, kemunculan microsite di Amazon India menjadi sinyal kuat bahwa earbuds ini akan segera masuk pasar dalam waktu dekat. Dari teaser yang beredar, OnePlus Nord Buds 4 tampil dengan desain in-ear menggunakan eartips silikon.
Di sektor desain, bentuknya terlihat mengikuti bahasa desain Nord Buds 4 Pro, tetapi kemungkinan diposisikan sedikit lebih terjangkau. Warna teal atau hijau kebiruan juga sudah diperlihatkan sebagai salah satu opsi warna yang akan tersedia.
Kehadiran Nord Buds 4 ini menarik karena lini Nord selama ini dikenal sebagai seri yang membawa fitur cukup lengkap dengan harga lebih bersahabat. Di kategori audio, pendekatan seperti ini penting karena konsumen kini tidak lagi sekadar mencari earbuds murah, tetapi juga memperhatikan kualitas mikrofon, daya tahan baterai, kenyamanan, dan fitur peredam bising.
OnePlus Nord Buds 4 diperkirakan hadir dengan gagang pendek dan bodi yang ringkas. Pada bagian belakang earbuds terlihat adanya lekukan yang kemungkinan dipakai sebagai area kontrol sentuh. Sementara itu, charging case-nya mengusung bentuk membulat mirip pebble, membuat tampilannya lebih lembut dibanding desain kotak kaku yang banyak dipakai earbuds entry-level.
Desain in-ear dengan eartips silikon biasanya dipilih untuk memberikan isolasi suara pasif yang lebih baik. Ini menjadi nilai tambah untuk pengguna yang sering memakai earbuds di transportasi umum, kafe, kantor, atau saat olahraga ringan. Untuk pasar seperti Indonesia, faktor ini cukup relevan karena banyak pengguna memakai TWS saat commuting, meeting online, hingga membuat konten pendek di media sosial.
OnePlus sendiri belum mengungkap spesifikasi teknis Nord Buds 4, termasuk ukuran driver, dukungan active noise cancellation, codec audio, kapasitas baterai, atau sertifikasi ketahanan air. Namun, karena produk ini berada di bawah keluarga Nord Buds 4 Pro, besar kemungkinan OnePlus akan menjaga fitur utamanya tetap kompetitif.
Sebagai gambaran, OnePlus Nord Buds 4 Pro yang lebih dulu meluncur di India pada 19 Maret dijual dengan harga Rs. 3.999. Model Pro tersebut membawa driver dinamis 12mm berlapis titanium, active noise cancellation, transparency mode, baterai 62mAh di tiap earbuds, case 530mAh, daya tahan total hingga 54 jam saat ANC dimatikan, serta sertifikasi IP55 untuk ketahanan debu dan air.
Dengan posisi seperti itu, Nord Buds 4 kemungkinan akan menjadi varian yang lebih sederhana, tetapi tetap membawa desain modern dan fitur inti untuk penggunaan harian. Strategi ini cukup umum di pasar TWS: model Pro dipakai untuk menunjukkan kemampuan terbaik, sementara model reguler hadir untuk menjangkau konsumen yang lebih sensitif terhadap harga.
Bila OnePlus mampu mempertahankan kualitas suara, baterai panjang, dan mikrofon yang baik, Nord Buds 4 bisa menjadi pilihan menarik di segmen menengah. Apalagi, banyak konsumen kini memakai earbuds bukan hanya untuk mendengarkan musik, tetapi juga untuk Zoom, Google Meet, panggilan WhatsApp, gaming kasual, dan menonton video pendek.
Pasar earbuds nirkabel masih terus tumbuh. Mordor Intelligence memperkirakan pasar true wireless stereo global bernilai sekitar US$50,28 miliar pada 2026 dan bisa mencapai US$79,6 miliar pada 2031. Asia Pasifik juga disebut sebagai wilayah dengan pangsa pasar terbesar pada 2025, didorong oleh ekosistem manufaktur yang kuat dan naiknya belanja konsumen untuk perangkat audio nirkabel.
Tren ini tidak lepas dari perubahan perilaku pengguna smartphone. Banyak ponsel baru kini tidak lagi memiliki jack audio 3,5mm, sehingga TWS menjadi aksesori yang hampir wajib. Selain itu, fitur seperti ANC, spatial audio, mode gaming rendah latensi, dan daya tahan baterai panjang mulai turun ke segmen harga yang lebih terjangkau.
Research and Markets juga mencatat bahwa pertumbuhan pasar TWS didorong oleh penetrasi smartphone, laptop, tablet, dan wearable. Earbuds kini dipakai untuk hiburan, komunikasi, olahraga, hingga kebutuhan kerja hybrid. Fitur seperti ANC dan spatial audio ikut mendorong produsen untuk terus berinovasi.
Hanya saja, untuk Indonesia, OnePlus Nord Buds 4 belum diumumkan secara resmi. Namun, kehadiran situs resmi OnePlus Indonesia menunjukkan bahwa brand ini tetap punya kanal komunikasi lokal.
Dalam profil resminya, OnePlus menulis bahwa “Never Settle bukan tentang kesempurnaan. Ini tentang mengejar secara terus menerus untuk menjadi lebih baik.” Kalimat itu cukup menggambarkan posisi OnePlus yang selama ini ingin tampil sebagai merek dengan karakter enthusiast, tetapi tetap mengejar pasar yang lebih luas.
Jika Nord Buds 4 nantinya masuk Indonesia, tantangannya bukan hanya soal spesifikasi. Segmen TWS di Tanah Air sudah sangat ramai, mulai dari realme, Redmi, OPPO, Samsung, Anker, Soundcore, Nothing, hingga berbagai merek lokal dan aksesori murah di marketplace. Artinya, OnePlus harus menawarkan kombinasi yang jelas: suara bagus, baterai tahan lama, koneksi stabil, mikrofon jernih, dan harga yang masuk akal.
Fitur ANC juga bisa menjadi pembeda, terutama untuk pengguna di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Lingkungan kerja hybrid, lalu lintas padat, transportasi umum, serta kebiasaan menonton konten di perjalanan membuat kualitas peredam bising semakin dicari. Namun, bila Nord Buds 4 tidak membawa ANC, OnePlus perlu mengandalkan daya tahan baterai, kenyamanan, kualitas panggilan, dan harga sebagai senjata utama.