- 8.8/10 (12 Reviews)

- 6 hari lalu
Apple resmi mengumumkan pergantian kepemimpinan tertinggi setelah mengarungi era Tim Cook selama kurang lebih 15 tahun.

Hedra.ID, Hangzhou - Sekitar satu tahun setelah mengejutkan industri teknologi global lewat model andalannya, startup asal Tiongkok DeepSeek kembali memperkenalkan anggota terbaru dalam portofolio model kecerdasan buatannya. V4 hadir dalam dua varian - V4-Pro dan V4-Flash. Diklaim, teknologi ini mengungguli seluruh model open-source pesaing dalam hal pengkodean dan matematika.
Menariknya, model ini hanya sedikit tertinggal dari Google Gemini 3.1-Pro dalam kategori pengetahuan umum, menurut tolok ukur yang disajikan DeepSeek kepada publik. Yang membedakan DeepSeek dari kompetitor adalah keputusan menjadikan model ini bersifat open-source.
Siapa pun bisa mengakses, menggunakan, dan memodifikasi kode sumber V4-Pro dan V4-Flash tanpa biaya lisensi. Ini berbeda signifikan dari banyak perusahaan AI besar yang justru mengunci model terkuat mereka di balik layanan berbayar.
Seperti yang dilansir Hedra.ID dari Reuters, Senin (27/4/2026), yang mencolok dari peluncuran V4 adalah keterlibatan Huawei secara langsung dalam menopang infrastruktur komputasi yang dibutuhkan DeepSeek. Kolaborasi ini memanfaatkan teknologi Supernode dan chip Ascend 950 milik Huawei.
Lewat kerja sama ini, DeepSeek menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar membangun perangkat lunak AI secara mandiri, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem teknologi Tiongkok yang lebih luas yang dirancang untuk mengurangi ketergantungan pada rantai pasok luar.
Kolaborasi antara pengembang AI dan produsen chip dalam negeri ini merupakan bagian dari strategi China secara keseluruhan untuk membangun kemandirian teknologi. Ascend 950 adalah chip AI milik Huawei yang berkompetisi langsung dengan GPU Nvidia di pasar Tiongkok , sebuah pasar yang terus berkembang pesat karena permintaan infrastruktur AI yang melonjak.
V4 juga memperkenalkan fitur yang disebut Hybrid Attention Architecture, yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan model dalam mengingat konteks dari kueri yang panjang. Bagi pengguna dan pengembang AI secara global, peluncuran DeepSeek V4 memiliki beberapa implikasi langsung, seperti:
Ini adalah pengembangan teknis yang substansial karena model AI yang mampu mempertahankan konteks lebih lama dinilai lebih berguna untuk aplikasi praktis seperti menganalisis dokumen panjang atau menjalankan percakapan berkelanjutan.