
- 11 hari lalu
Permintaan memori untuk pusat data AI menekan pasokan komponen smartphone, menaikkan harga, dan mempersempit pilihan perangkat murah.

Hedra.ID, Jakarta - Nothing resmi memperluas jajaran perangkat audionya di Indonesia dengan meluncurkan Nothing Ear (3a). TWS terbaru ini dibanderol Rp1.699.000 dan menawarkan fitur unik berupa Audio Snapshot serta kemampuan merekam panggilan atau rapat langsung melalui earbuds.
Nothing Ear (3a) mulai dipasarkan di Indonesia pada Senin (27/7/2026) melalui jaringan Erajaya Digital. Produk ini tersedia dalam empat pilihan warna, yakni Hitam, Putih, Pink, dan Kuning.
Konsumen bisa mendapatkan perangkat tersebut melalui gerai erafone, sejumlah gerai iBox terpilih, Eraspace, serta toko daring resmi Nothing, erafone, dan iBox di Tokopedia, Shopee, maupun Lazada.
CEO Erajaya Digital Joy Wahjudi mengatakan, Nothing Ear (3a) dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna yang tidak hanya menginginkan kualitas audio, tetapi juga fungsi produktivitas dalam satu perangkat.
“Nothing Ear (3a) menjadi contoh bagaimana inovasi dapat menjawab kebutuhan sehari-hari, tidak hanya melalui kualitas audio premium, tetapi juga fitur-fitur cerdas seperti Audio Snapshot dan perekaman panggilan maupun meeting yang memudahkan pengguna menangkap momen penting kapan saja,” ujar Joy dalam keterangan resminya.
Salah satu pembeda Nothing Ear (3a) dibandingkan banyak TWS di kelas harganya adalah keberadaan memori internal 32 MB. Penyimpanan tersebut digunakan untuk menjalankan fitur Audio Snapshot. Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini melalui gestur pada kedua earbuds untuk menyimpan cuplikan audio yang sedang didengarkan.
Hasil rekaman kemudian secara otomatis dipindahkan ke aplikasi Nothing X. Dari aplikasi tersebut, pengguna dapat memutar ulang, mengedit, membagikan, atau membuat transkripsi dari rekaman yang tersimpan.
Nothing Ear (3a) juga mampu merekam panggilan telepon dan rapat dengan total durasi sekitar dua jam. Fitur ini berpotensi membantu pengguna ketika mengikuti wawancara, kelas daring, rapat kerja, atau percakapan penting tanpa perlu membuka aplikasi perekam di ponsel.
Namun, kemampuan merekam percakapan juga perlu digunakan secara bertanggung jawab. Pengguna sebaiknya memberi tahu dan memperoleh persetujuan pihak lain sebelum mengaktifkan perekaman, terutama ketika rekaman melibatkan percakapan pribadi atau informasi sensitif.
Nothing sendiri menyatakan fitur perekaman tersebut ditujukan untuk penggunaan pribadi dan nonkomersial. Aplikasi Nothing X juga memberikan pengingat kepada pengguna untuk meminta izin sebelum merekam panggilan.
Untuk menghasilkan suara, Nothing Ear (3a) menggunakan driver dinamis berukuran 12 mm. Ukurannya lebih besar dibandingkan driver 11 mm yang digunakan pada Nothing Ear (a) generasi sebelumnya.
Perangkat ini sudah mengantongi sertifikasi Hi-Res Audio Wireless dan mendukung codec LDAC. Dukungan tersebut memungkinkan transmisi audio beresolusi tinggi melalui koneksi Bluetooth pada perangkat dan layanan musik yang kompatibel.
Nothing juga menyematkan teknologi Wideband Active Noise Cancellation atau ANC dengan kemampuan meredam suara hingga 45 dB. Sistem peredam bising tersebut diklaim dapat bekerja pada rentang frekuensi yang lebih luas, sehingga pengguna tetap dapat mendengarkan musik atau menerima panggilan di lingkungan ramai.
Setiap earbud dilengkapi tiga mikrofon MEMS dan teknologi peredam bising berbasis kecerdasan buatan untuk membantu meningkatkan kejernihan suara saat melakukan panggilan.
Konektivitasnya menggunakan Bluetooth 6.0 dengan jangkauan yang diklaim mencapai 15 meter. Earbuds ini juga mendukung koneksi multipoint ke dua perangkat, mode latensi rendah untuk bermain gim, deteksi pemakaian di telinga, serta fitur Find My Earbuds.
Karakter suara Nothing Ear (3a) dapat disesuaikan melalui aplikasi Nothing X. Pengguna memperoleh akses ke equalizer delapan kanal, sejumlah profil suara, pengaturan ANC, kontrol gestur, hingga pengujian kecocokan eartip.
Nothing turut menyediakan empat ukuran eartip, termasuk ukuran ekstra kecil atau XS. Penambahan ukuran tersebut ditujukan untuk memberikan pilihan pemasangan yang lebih nyaman bagi pengguna dengan bentuk telinga berbeda.
Setiap earbud memiliki bobot sekitar 4,53 gram dan sudah mengantongi sertifikasi IP54. Sertifikasi itu memberikan perlindungan terhadap debu dalam jumlah terbatas serta percikan air, sehingga masih cocok digunakan untuk aktivitas harian dan olahraga ringan.
Nothing mengklaim total daya tahan baterai Ear (3a) dapat mencapai 42 jam jika digunakan bersama charging case dalam kondisi tertentu. Saat ANC aktif, total waktu penggunaan bersama casing dapat mencapai sekitar 25 jam. Sementara itu, masing-masing earbud dapat digunakan hingga sekitar enam jam tanpa ANC atau sekitar 4,5 jam ketika ANC diaktifkan.
Charging case menggunakan konektor USB Type-C dan tidak mendukung pengisian daya nirkabel. Desain transparan yang menjadi identitas Nothing tetap dipertahankan, tetapi bentuk casing dibuat lebih melengkung dan ergonomis.
Dengan harga Rp1.699.000, Nothing Ear (3a) ditempatkan sebagai alternatif yang lebih terjangkau dari Nothing Ear (3). Model Ear (3) sebelumnya dipasarkan resmi di Indonesia dengan harga Rp2.999.000.
Artinya, selisih harga kedua perangkat mencapai sekitar Rp1,3 juta. Nothing Ear (3) menawarkan fitur Super Mic pada charging case dan pengisian daya nirkabel, sedangkan Ear (3a) mengandalkan memori internal serta fungsi perekaman langsung dari earbuds.
Kehadiran Nothing Ear (3a) tentunya membuat persaingan pasar TWS pada rentang harga Rp1 jutaan di Indonesia semakin ketat. Selain kualitas suara dan kemampuan ANC, Nothing mencoba menawarkan nilai pembeda melalui desain transparan serta fitur perekaman yang masih jarang ditemukan pada perangkat audio sekelasnya.