
- 13 hari lalu
Peringatan spyware Apple menandakan pengguna kemungkinan menjadi target serangan serius, tetapi tidak otomatis membuktikan iPhone sudah berhasil diretas.

Hedra.ID, Seoul - Pony.ai dan perusahaan mobilitas Korea Selatan FutureLink menyiapkan ekspansi robotaxi generasi ketujuh di Korea Selatan. Keduanya menargetkan armada hingga 200 kendaraan pada 2028, dimulai dengan kendaraan yang akan menjalani proses sertifikasi lokal.
FutureLink dan Pony.ai menandatangani kesepakatan kerja sama strategis di Seoul pada 28 Agustus 2026. Tahap awalnya mencakup 10 robotaxi generasi ketujuh Pony.ai untuk proses sertifikasi, sebelum jumlah kendaraan ditambah secara bertahap. Mengenai kolaborasi tersebut, The Korea Times, Senin (31/8/2026), melaporkan 190 kendaraan berikutnya akan ditambahkan setelah proses sertifikasi selesai.
James Peng, CEO Pony.ai, menempatkan sertifikasi sebagai tahapan kunci sebelum layanan tanpa pengemudi bisa dijalankan. Menurutnya, Pony.ai berencana mengoperasikan robotaxi sepenuhnya tanpa pengemudi di jalan Korea Selatan setelah kendaraan mendapat sertifikasi.
“Sertifikasi kendaraan adalah langkah pertama menuju komersialisasi,” kata Peng.
10 kendaraan pertama direncanakan masuk ke Korea Selatan pada September 2026. Roadmap yang diperoleh media tersebut juga mencantumkan target penyelesaian sertifikasi pada Mei 2027 dan dimulainya operasi di zona percontohan Seoul sebulan kemudian.
Robotaxi yang disiapkan menggunakan sistem kendaraan otonom generasi ketujuh Pony.ai dan berbasis model dari BAIC Group. Sistem otonomnya sudah diintegrasikan sejak tahap produksi kendaraan, bukan dipasang kemudian sebagai perangkat tambahan. Pony.ai menyebut kendaraan tersebut menggunakan sistem redundan untuk fungsi penting seperti pengereman, kemudi, dan daya.
Rencana ini bukan awal kehadiran teknologi Pony.ai di Korea Selatan. FutureLink sebelumnya telah menguji kendaraan yang menggunakan perangkat pengembangan otonom Pony.ai di kawasan Gangnam, Seoul. Menurut FutureLink, pengujian tersebut telah menempuh sekitar 80.000 kilometer. Angka itu merupakan klaim perusahaan.
Kesepakatan terbaru menggeser fokus kerja sama dari pengujian teknologi menuju persiapan layanan. FutureLink akan menangani sertifikasi, masuk pasar, operasi kendaraan, pengelolaan data, dan lokalisasi, sementara Pony.ai menyediakan kendaraan serta teknologi mengemudi otonom. Kedua perusahaan juga mempertimbangkan pembentukan perusahaan patungan di Korea Selatan.
Baca juga: XPeng Tarik Kembali Puluhan Ribu Mobil Listrik X9 di China
Masuknya teknologi perusahaan China ke pasar Korea Selatan juga memunculkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap industri lokal dan pengelolaan data kendaraan. FutureLink menyatakan data berkendara yang dikumpulkan di Korea Selatan akan diproses di server lokal dan tidak dikirim ke luar negeri.
Nam Kyung-pil, Chairman FutureLink dan PonyLink, berpendapat kerja sama dengan perusahaan asing bisa digunakan untuk memperkuat ekosistem lokal.
“Memperkenalkan teknologi maju dan melokalkannya adalah jalan menuju pengembangan ekosistem,” ujarnya.