
- 6 hari lalu
TikTok mengonfirmasi PHK karyawan di Indonesia. Perusahaan belum mengungkap jumlah pekerja terdampak maupun unit bisnis yang terkena.

Hedra.ID, Jakarta - realme P4 Series punya daya tarik yang sangat mudah dipahami: baterai besar dengan harga yang masih relatif terjangkau. Untuk realme P4x, angkanya bahkan mencapai 8000mAh. Di kelas harga mulai Rp2 jutaan, ini jelas menjadi nilai jual yang kuat, terutama untuk pengguna yang sering kehabisan baterai sebelum hari selesai.
Namun, keputusan membeli realme P4x tidak bisa berhenti di kapasitas baterai. Baterai 8000mAh memang menggoda, tetapi ponsel tetap harus dilihat sebagai paket utuh. Ada layar, chipset, penyimpanan, kamera, bobot, charging, dan kebutuhan pengguna yang ikut menentukan apakah ponsel ini benar-benar cocok dibeli.
Berdasarkan informasi yang dilansir halaman resmi realme Indonesia, Rabu (8/7/2026), realme P4x membawa baterai 8000mAh dengan 45W SUPERVOOC, layar 6,8 inci 120Hz, chipset T7250, penyimpanan eMMC 5.1, kamera utama 50MP, dan bobot 219 gram. Adapun harga flash sale realme P4x mulai Rp2.299.000, dengan penjualan luas di e-commerce mulai 14 Juli 2026. Jadi, basis awalnya cukup jelas: P4x adalah HP baterai besar yang bermain di kelas entry-level, bukan ponsel serbabisa tanpa kompromi.
Untuk pengguna tertentu, baterai 8000mAh bisa menjadi alasan yang sangat kuat. Misalnya pengguna yang sering berada di luar rumah, memakai ponsel untuk tethering, menonton video lama, bermain game ringan, bekerja di lapangan, atau sekadar tidak ingin terlalu sering mencari colokan. Di skenario seperti ini, realme P4x memang punya posisi yang jelas.
realme juga menyebut P4x bisa dipakai bermain beberapa game populer hampir 10 jam dari kondisi baterai penuh sampai habis. Namun, klaim seperti ini tetap perlu dibaca sebagai data dari realme Lab, bukan hasil pengujian independen. Artinya, klaim tersebut boleh dipakai sebagai gambaran awal, tetapi belum cukup untuk memastikan pengalaman semua pengguna akan sama.
Dibanding realme P4 Lite, posisi P4x juga lebih kuat jika pembeli memang mengincar baterai. P4 Lite masih membawa baterai besar 7000mAh, tetapi charging-nya hanya 15W. Pada baterai sebesar itu, kecepatan pengisian daya menjadi penting. Kapasitas besar memang menyenangkan saat dipakai, tetapi bisa terasa merepotkan kalau waktu isi ulangnya terlalu lama.
Di sisi ini, P4x lebih mudah dipertimbangkan. Baterainya lebih besar, charging-nya lebih cepat, dan kamera utamanya lebih tinggi di atas kertas. P4 Lite tetap punya tempat untuk pembeli yang bujetnya lebih ketat, tetapi kalau alasan utama memilih P Series adalah daya tahan baterai, P4x terlihat sebagai opsi yang lebih lengkap.
Kompromi utama realme P4x ada pada ekspektasi. Ponsel ini memang dipasarkan dengan pendekatan gaming entry-level, tetapi itu tidak sama dengan HP gaming kencang. Chipset T7250 masih perlu dilihat dalam konteks kelas harganya. Untuk game populer dengan pengaturan wajar, kombinasi baterai besar dan layar 120Hz bisa terasa membantu. Namun, untuk game berat, grafis tinggi, atau pemakaian jangka panjang yang menuntut performa stabil, data yang tersedia belum cukup untuk memberi rekomendasi kuat.
Layarnya juga perlu dibaca dengan jujur. realme P4x memakai panel LCD 6,8 inci dengan refresh rate maksimum 120Hz, tetapi resolusinya masih HD+ 720×1570 piksel. Ini bukan masalah untuk semua orang. Untuk chat, media sosial, video kasual, dan penggunaan harian, layar seperti ini masih bisa diterima. Namun, pengguna yang sensitif terhadap ketajaman layar mungkin perlu mempertimbangkan ulang, terutama jika sering membaca, menonton film, atau bermain game dengan visual detail.
Penyimpanan eMMC 5.1 juga menjadi catatan. Standar ini bukan yang paling cepat di kelas ponsel modern. Untuk pemakaian ringan, dampaknya mungkin tidak selalu terasa besar. Tetapi untuk pengguna yang sering membuka banyak aplikasi, menyimpan banyak file, atau berharap ponsel tetap gesit dalam jangka panjang, bagian ini tidak boleh diabaikan.
Lalu ada bobot. Dengan baterai 8000mAh, realme P4x berbobot 219 gram dan tebal 8,78 mm. Ini konsekuensi yang bisa dimaklumi, tetapi tetap terasa untuk pengguna yang suka ponsel ringan. Baterai besar memberi rasa aman, tetapi harga yang dibayar adalah bodi yang lebih berat di tangan atau kantong.
realme P4x paling cocok untuk pengguna yang menempatkan baterai sebagai prioritas utama. Ini bisa berarti pelajar yang seharian di luar rumah, pekerja lapangan, driver, pengguna yang sering tethering, atau orang yang ingin ponsel cadangan dengan daya tahan panjang. Untuk kelompok ini, baterai 8000mAh, 45W charging, layar besar, dan harga mulai Rp2 jutaan adalah kombinasi yang cukup kuat.
P4x juga bisa dipertimbangkan oleh pengguna yang tidak mengejar kamera terbaik atau performa paling kencang, tetapi ingin ponsel yang tidak mudah habis baterai. Selama ekspektasinya realistis, P4x punya arah nilai yang jelas.
P4 Lite lebih tepat untuk pengguna yang ingin menekan biaya serendah mungkin. Kebutuhannya sebaiknya juga sederhana: komunikasi, media sosial, video, dan pemakaian ringan. Namun, jika bujet masih bisa dinaikkan, P4x terlihat lebih menarik karena selisih baterai dan charging-nya cukup relevan untuk penggunaan harian.
Sebaliknya, realme P4 Series kurang cocok untuk pembeli yang mencari HP paling seimbang di harga Rp2 jutaan. Kalau prioritasnya kamera, layar tajam, performa gaming berat, atau storage yang lebih kencang, baterai besar saja belum cukup menjadi alasan beli. Pembeli seperti ini lebih aman menunggu review independen atau membandingkan langsung dengan model lain di kelas harga yang sama.
Baterai 8000mAh cukup menjadi alasan mempertimbangkan realme P4x, tetapi belum cukup untuk menjadikannya rekomendasi beli bagi semua orang. Nilai utama P4x sangat jelas: daya tahan baterai besar, charging lebih cepat, dan harga yang masih bermain di kelas entry-level.
realme P4x layak dibeli jika prioritas utama adalah baterai dan pengguna siap menerima kompromi layar HD+, chipset entry-level, bobot besar, serta penyimpanan eMMC. Dalam skenario itu, P4x punya posisi yang kuat dan lebih menarik daripada P4 Lite.
Namun, jika yang dicari adalah HP gaming serius, kamera yang lebih meyakinkan, layar lebih tajam, atau performa yang lebih aman untuk beberapa tahun, keputusan paling aman adalah menunggu review independen. realme P4x menarik karena baterainya, tetapi keputusan beli tetap harus melihat apakah komprominya cocok dengan cara pakai pembeli.