- 8.8/10 (12 Reviews)

- 7 hari lalu
Apple resmi memperkenalkan iPhone Duo sebagai iPhone lipat pertamanya, dengan layar 7,6 inci, chip A20 Pro, dan harga mulai US$1.999.

Hedra.ID, California - Tekanan biaya komponen Apple tampaknya belum selesai. Perusahaan ini dilaporkan menerima harga baru dari Samsung Electronics untuk pasokan chip memori pada kuartal pertama 2027, dengan kenaikan sekitar 30 hingga 40% dibandingkan kuotasi kuartal ketiga tahun ini.
Menurut DigiTimes, Kamis (17/9/2026), harga DRAM yang ditawarkan Samsung kepada Apple mendekati US$2 per gigabit, sementara NAND flash berada di kisaran US$0,33 per gigabit. Laporan tersebut menyebut Apple telah menerima harga itu untuk pasokan awal tahun depan, meski perusahaan belum mengonfirmasi kesepakatan tersebut secara publik.
Kenaikan harga komponen itu datang pada saat industri elektronik masih menghadapi ketatnya pasokan memori. Permintaan dari pusat data AI menyerap semakin banyak kapasitas produksi, sementara produsen ponsel dan laptop harus bersaing mendapatkan DRAM dan NAND untuk perangkat konsumen. Reuters melaporkan tekanan pasokan diperkirakan masih berlanjut setidaknya hingga 2027.
Bagi Apple, masalah ini sebenarnya sudah muncul beberapa bulan lalu. Tim Cook, yang saat itu masih menjabat CEO Apple, mengatakan pada Juni lalu, bahwa perusahaan telah berusaha menahan dampak lonjakan harga komponen agar tidak sepenuhnya diteruskan kepada konsumen.
“Sayangnya, kenaikan harga tidak dapat dihindari,” ujarnya.
Cook mengatakan Apple berusaha mengurangi dampak kenaikan biaya dan melindungi pelanggan dari lonjakan harga selama mungkin, tetapi tekanan tersebut akhirnya sulit terus diserap. Ia juga menggambarkan situasi pasar memori sebagai sesuatu yang belum pernah ditemuinya sepanjang kariernya.
“Saya belum pernah melihat sesuatu seperti ini dalam bidang apa pun selama lebih dari 40 tahun,” pungkasnya.
Dampaknya sudah terlihat pada jajaran produk terbaru Apple. iPhone 18 Pro yang diperkenalkan pada 9 September dijual mulai US$1.199 di Amerika Serikat, sementara iPhone 18 Pro Max mulai US$1.299. Apple menawarkan keduanya mulai dari kapasitas penyimpanan 256 GB.
DigiTimes mencatat kenaikan harga iPhone 18 Pro dibatasi US$100 dibanding generasi sebelumnya, di tengah kenaikan biaya memori yang jauh lebih besar. Laporan itu menilai keputusan tersebut menunjukkan Apple masih menyerap sebagian tekanan biaya demi menjaga volume penjualan dan posisi produknya di pasar. Penilaian tersebut merupakan analisis DigiTimes, bukan pernyataan Apple.
Situasi serupa juga dirasakan produsen perangkat lain. Reuters melaporkan beberapa pembuat ponsel dan laptop yang lebih kecil mulai menyesuaikan desain, pengadaan komponen, dan strategi harga untuk menghadapi kelangkaan memori. Pada perangkat tertentu di kisaran harga US$400, komponen memori bahkan dapat mengambil porsi besar dari biaya perangkat keras.
Namun, laporan kenaikan harga memori Samsung belum berarti Apple pasti kembali menaikkan harga iPhone pada 2027. Harga kontrak komponen hanya menjadi salah satu bagian dari struktur biaya sebuah perangkat, dan Apple masih dapat memilih untuk menyerap sebagian kenaikan, mengubah konfigurasi produk, atau menyesuaikan margin.
Yang sudah lebih jelas adalah tekanan biaya memori belum mereda. Jika laporan DigiTimes mengenai kontrak Samsung benar, Apple akan memasuki 2027 dengan harga DRAM dan NAND yang lebih tinggi, beberapa bulan setelah perusahaan mulai meneruskan sebagian kenaikan biaya tersebut ke harga produknya. Apakah tekanan berikutnya kembali sampai ke harga iPhone masih menunggu keputusan Apple.