
- 11 hari lalu
Rancangan Perpres Ojol memasukkan kemitraan driver dan aplikator ke dalam pengawasan Kementerian UMKM. Apa perubahan yang bisa terjadi?

Hedra.ID, Seoul - Samsung dikabarkan mendapatkan hasil awal yang kuat dari Exynos 2700. Chip flagship generasi berikutnya itu disebut unggul atas prosesor Qualcomm yang belum dirilis dalam sejumlah pengujian internal, mulai dari CPU dan GPU hingga AI dan konsumsi daya.
Laporan Seoul Economic Daily, Kamis (3/9/2026), menyebut pengujian dilakukan oleh divisi Mobile eXperience Samsung terhadap dua varian chip flagship Qualcomm generasi berikutnya. Hasilnya berasal dari sumber industri dan belum diverifikasi secara independen.
Pada Geekbench 6.5 multi-core, Exynos 2700 dilaporkan mencatat skor 19% lebih tinggi dibanding varian standar chip Qualcomm. Ketika dibandingkan dengan varian Pro, selisihnya disebut masih mencapai 9,5%.
Hasil serupa muncul pada pengujian grafis. Performa GPU puncak Exynos 2700 diklaim sekitar 5% lebih tinggi dari varian Pro. Saat konsumsi daya dibatasi pada 2,5 watt, selisihnya disebut melebar menjadi 24% terhadap varian standar dan 22% terhadap varian Pro.
Seorang sumber industri yang dikutip Seoul Economic Daily menilai hasil tersebut menunjukkan kemajuan pada efisiensi chip Samsung.
“Exynos menunjukkan keunggulan bukan hanya pada performa, tetapi juga efisiensi daya,” kata sumber tersebut.
Samsung juga disebut menguji kemampuan AI kedua platform dengan model Llama 3.1 berparameter 8 miliar. Dalam pengujian itu, Exynos 2700 dilaporkan menghasilkan respons 18% lebih cepat dibanding chip Qualcomm Pro, sementara pemrosesan prompt disebut 5 % lebih cepat.
Perbedaan juga muncul dalam simulasi konsumsi daya. Exynos 2700 disebut membutuhkan arus 161 mA, sementara chip Qualcomm Pro berada di 185 mA. Berdasarkan angka tersebut, konsumsi daya Exynos sekitar 12,7% lebih rendah.
Namun angka-angka itu belum cukup untuk menyimpulkan bahwa Exynos 2700 akan lebih cepat atau lebih hemat daya pada ponsel yang dijual ke konsumen. Detail mengenai perangkat uji, konfigurasi chip, kondisi termal, dan metodologi lengkap belum dipublikasikan. Samsung sendiri tidak mengonfirmasi hasil benchmark yang beredar.
“Kami tidak dapat mengonfirmasi hasil spesifik dari pengujian internal,” kata seorang pejabat Samsung.
Baca juga: Samsung Dikabarkan Siapkan Galaxy S27 Ultra dengan Exynos 2700
Keberadaan Exynos 2700 sendiri sudah pernah dikonfirmasi Samsung. Presiden System LSI Samsung, Park Yong-in, sebelumnya mengatakan pengembangan chip generasi berikutnya itu berjalan untuk perangkat kelas flagship. Namun ia tidak menyebut model Galaxy tertentu.
Seoul Economic Daily juga mengaitkan Exynos 2700 dengan proses fabrikasi SF2P, generasi kedua teknologi 2 nanometer Samsung Foundry. Chip tersebut diperkirakan menjadi salah satu kandidat untuk perangkat flagship Samsung generasi berikutnya.
Karena itu, hasil benchmark ini lebih tepat dipahami sebagai gambaran awal dari pengembangan Exynos 2700, bukan kemenangan final atas Snapdragon. Perbandingan yang lebih relevan baru bisa dilakukan setelah kedua chip mencapai konfigurasi akhir dan diuji secara independen pada perangkat komersial.