- 8.8/10 (12 Reviews)

- 10 hari lalu
Google Pixel 11 Pro Fold patah di sekitar garis antena dalam bend test JerryRigEverything, tetapi baterainya tidak mengalami kerusakan seperti generasi sebelumnya.

Hedra.ID, Seoul - Samsung dikabarkan mulai mengembangkan Galaxy S27 Ultra dengan Exynos 2700. Jika rencana itu berlanjut hingga produk komersial, chip buatan Samsung tersebut bisa kembali masuk ke model Galaxy S Ultra setelah absen sejak Galaxy S22 Ultra pada 2022.
Laporan MoneyToday, Rabu (2/9/2026), menyebut Samsung baru-baru ini memesan motherboard Galaxy S27 Ultra yang menggunakan Exynos 2700. Divisi System LSI dan Mobile eXperience Samsung juga disebut telah melakukan koordinasi awal untuk pengembangan dan pasokan chip tersebut.
Namun Samsung tidak disebut meninggalkan Qualcomm. Pengembangan Galaxy S27 Ultra berbasis Snapdragon masih berjalan, sementara versi Exynos disiapkan sebagai jalur tambahan. Laporan itu mengarah pada kemungkinan Samsung kembali memakai dua chipset berbeda pada model Ultra, tergantung pasar.
Seorang sumber industri yang dikutip MoneyToday menilai langkah tersebut tidak biasa karena pengembangan versi Snapdragon disebut sudah berjalan cukup jauh.
“Tidak biasa menambahkan versi Exynos setelah sebagian besar proses pengembangan utama dengan Snapdragon selesai,” kata sumber tersebut. Menurutnya, langkah itu menunjukkan tingginya ekspektasi terhadap chip buatan Samsung sendiri.
Selain itu, disebutkan pula Galaxy S27 Ultra berbasis Exynos berpeluang dipasarkan di Korea Selatan dan beberapa negara lain. Sementara itu, versi untuk Amerika Serikat diperkirakan tetap menggunakan Snapdragon. Pembagian pasar tersebut belum diumumkan Samsung dan masih berdasarkan laporan sumber industri.
Exynos 2700 sendiri bukan chip yang sepenuhnya muncul dari rumor. Samsung sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa prosesor generasi barunya itu sedang dikembangkan untuk perangkat flagship. Namun perusahaan belum secara resmi mengatakan Galaxy S27 Ultra akan menjadi salah satu perangkat yang menggunakannya.
Dorongan untuk memperluas pemakaian Exynos juga disebut berkaitan dengan biaya chip pada bisnis smartphone Samsung. Dalam laporan terpisah, sumber industri MoneyToday mengatakan penggunaan prosesor internal dapat membantu perusahaan mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal.
“Karena chipset mengambil porsi besar dari biaya smartphone, meningkatkan penggunaan chipset internal merupakan salah satu cara Samsung Electronics mempertahankan profitabilitas,” kata sumber industri tersebut.
Baca juga: Layar Galaxy Z Fold8 Ultra Patah Setelah Dua Kali Ditekuk Secara Ekstrem
Meski begitu, laporan pengembangan perangkat belum sama dengan keputusan produk akhir. Samsung belum mengumumkan Galaxy S27 Ultra, belum memastikan chipset yang akan digunakan, dan belum menjelaskan bagaimana pembagian versi Exynos dan Snapdragon jika strategi dua chip itu benar-benar diterapkan.
Untuk saat ini, perkembangan terbarunya adalah Samsung disebut telah menambahkan Exynos 2700 ke dalam proses pengembangan Galaxy S27 Ultra. Apakah versi tersebut nantinya diproduksi massal dan dijual ke konsumen masih menunggu keputusan resmi perusahaan.