
- 16 hari lalu
IMAX 70mm bisa layak dibayar lebih mahal daripada IMAX digital, tetapi hanya untuk film dan bioskop yang benar-benar memanfaatkan format tersebut.

Hedra.ID, California - Apple berpotensi menghadapi tekanan biaya cukup besar saat meluncurkan iPhone 18 Pro. Riset terbaru TrendForce memperkirakan biaya komponen atau bill of materials (BOM) untuk iPhone 18 Pro 256 GB meningkat sekitar 38% dibandingkan generasi sebelumnya.
Kenaikan tersebut terutama dipicu harga memori yang terus melonjak. Kondisi ini membuka kemungkinan harga jual iPhone 18 Series ikut naik, meskipun Apple diperkirakan tidak akan membebankan seluruh kenaikan biaya kepada konsumen.
iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max sendiri diperkirakan diperkenalkan pada September 2026. Apple hingga saat ini belum mengumumkan harga maupun spesifikasi resminya. Reuters sebelumnya melaporkan kedua model tersebut masih berada di jalur untuk diluncurkan pada periode tersebut.
Melalui keterangan di situs resminya, Senin (10/8/2026), TrendForce memperkirakan porsi memori terhadap total biaya komponen iPhone Pro 256 GB naik dari sekitar 10% pada tahun lalu menjadi 34% pada kuartal ketiga 2026. Porsinya bahkan diperkirakan melampaui 40% pada paruh pertama 2027 apabila harga memori terus naik.
Ini merupakan perubahan yang cukup besar. Sebelumnya, prosesor utama dan layar biasanya menjadi dua komponen yang memberikan kontribusi besar terhadap biaya produksi smartphone flagship.
Menurut Trend Force, harga memori sendiri telah meningkat sekitar lima hingga tujuh kali lipat sejak awal 2025. Lonjakan kebutuhan pusat data dan infrastruktur AI menjadi salah satu faktor yang membuat kapasitas produksi memori semakin diperebutkan oleh berbagai industri.
Tekanan yang sama telah terlihat pada industri smartphone secara umum. Counterpoint Research mencatat kekurangan memori ikut menekan pengiriman smartphone global sepanjang 2026, meskipun Apple relatif lebih terlindungi berkat posisinya di segmen premium dan skala rantai pasok yang besar.
Kenaikan biaya komponen sebesar 38% bukan berarti harga iPhone 18 Pro otomatis akan naik dengan persentase yang sama. BOM hanya menghitung biaya komponen seperti memori, layar, prosesor, kamera, dan sejumlah perangkat keras lainnya. Angka tersebut belum mencakup biaya riset dan pengembangan, pemasaran, perakitan, distribusi, serta margin keuntungan.
TrendForce memperkirakan Apple dapat memilih menyerap sebagian kenaikan biaya dengan menurunkan margin keuntungan. Strategi tersebut dinilai dapat membantu menjaga harga agar tidak meningkat terlalu tajam sekaligus mempertahankan volume penjualan.
Apple juga berpotensi menyesuaikan harga model iPhone generasi sebelumnya ketika iPhone 18 Series diluncurkan. Cara ini dapat membantu perusahaan mengimbangi kenaikan biaya tanpa membebankannya hanya kepada produk terbaru.
Namun, kemungkinan kenaikan harga tetap cukup besar. Apple pada Juni 2026 telah menaikkan harga beberapa model iPad dan MacBook akibat meningkatnya biaya memori dan penyimpanan.
Sebagai pembanding, iPhone 17 Pro saat ini menggunakan penyimpanan mulai dari 256 GB hingga 1 TB, sedangkan iPhone 17 Pro Max tersedia hingga 2 TB. Model tersebut menggunakan chip A19 Pro, layar Super Retina XDR 6,3 inci dan 6,9 inci, serta tiga kamera belakang Fusion 48 MP.
Apple belum menjelaskan peningkatan apa saja yang akan diberikan pada iPhone 18 Pro. Karena itu, belum bisa diketahui seberapa besar peningkatan spesifikasi nantinya dapat digunakan perusahaan untuk membenarkan harga yang lebih tinggi.
Kenaikan biaya memori juga berarti model dengan kapasitas penyimpanan besar berpotensi menghadapi tekanan biaya lebih tinggi. Apple kemungkinan masih memiliki ruang untuk menyerap sebagian kenaikan biaya. Namun, jika harga memori terus naik hingga 2027, mempertahankan harga iPhone tanpa mengorbankan margin akan semakin sulit.