- 8.8/10 (12 Reviews)

- 4 hari lalu
Robot humanoid kini mampu mencatat waktu lari impresif, tetapi kesiapan bekerja bergantung pada otonomi, presisi, dan kemampuan menyelesaikan tugas nyata.

Hedra.ID, California - Galaxy Z Fold8 Ultra menunjukkan hasil berbeda saat menjalani uji tekuk ekstrem oleh kanal YouTube JerryRigEverything. Ponsel lipat terbaru Samsung itu masih bertahan ketika pertama kali ditekuk ke arah berlawanan dari mekanisme lipat normalnya, tetapi layar internal berhenti berfungsi setelah tekanan serupa diulang.
Pengujian dilakukan Zack Nelson setelah perangkat lebih dulu melewati serangkaian tes lain, termasuk goresan, debu, dan panas. Saat masuk ke bend test, Galaxy Z Fold8 Ultra dibuka penuh lalu ditekan ke arah belakang.
Pada percobaan pertama, perangkat memang terlihat melentur, tetapi kembali ke bentuk semula. Layar utama juga masih berfungsi dan tidak menunjukkan kerusakan berarti.
Nelson kemudian mengulangi tekanan tersebut. Kali ini, layar lipat internal mulai mengalami gangguan sebelum akhirnya menjadi hitam dan tidak kembali menyala.
Meski layar utama gagal berfungsi, bodi Galaxy Z Fold8 Ultra tidak terbelah. Rangka perangkat masih menyatu dan engsel tetap berada di tempatnya. Kerusakan yang paling jelas dalam pengujian itu terjadi pada layar internal, bukan pada struktur utama ponsel.
Hasil tersebut berbeda dengan Galaxy Z Fold8 versi standar yang sebelumnya menjalani pengujian serupa oleh JerryRigEverything dan tetap berfungsi setelah menerima tekanan balik.
Galaxy Z Fold8 Ultra memiliki ketebalan 4,1 mm saat dibuka. Samsung membekalinya dengan Armor FlexHinge serta dua lapisan titanium pada bagian penyerap guncangan di bawah panel layar.
Baca juga: Pixel 11 Pro Fold Kembali Patah di Bend Test, Kali Ini Tanpa Kerusakan Baterai
Namun, hasil pengujian ini belum cukup untuk menyimpulkan bahwa desain tipis, engsel, atau komponen tertentu menjadi penyebab layar berhenti bekerja. Bend test JerryRigEverything juga bukan pengujian laboratorium dengan besaran gaya yang terstandardisasi.
Tekanan yang diberikan dalam pengujian tersebut jauh berbeda dari cara Galaxy Z Fold8 Ultra digunakan sehari-hari, karena perangkat dirancang untuk dilipat ke arah dalam. Karena itu, hasilnya lebih tepat dibaca sebagai gambaran respons perangkat terhadap tekanan ekstrem, bukan ukuran langsung ketahanannya dalam penggunaan normal.