
- 9 hari lalu
Data Gemini menunjukkan pemakaian AI di Indonesia didominasi ponsel, bahasa lokal, dan input multimodal, meski belum mewakili seluruh pengguna AI.

Hedra.ID, San Diego - Qualcomm dikabarkan belum selesai memperluas keluarga Snapdragon 8 Elite Gen 5. Perusahaan asal Amerika Serikat tersebut disebut sedang menyiapkan satu varian baru yang dapat digunakan produsen untuk membuat ponsel berperforma tinggi dengan harga lebih rendah.
Informasi itu berasal dari pembocor Digital Chat Station di Weibo, Kamis (23/7/2026) dan kemudian dilaporkan oleh sejumlah media teknologi, yang tentunya termasuk Hedra.ID. Adapun chip yang dimaksud membawa nomor model SM8850-1-AB dan diklaim akan menjadi varian keempat dalam keluarga Snapdragon 8 Elite Gen 5. Hanya saja, Qualcomm belum mengumumkan atau mengonfirmasi keberadaan model tersebut.
Menurut kebocoran tersebut, SM8850-1-AB akan memiliki performa sedikit di bawah Snapdragon 8 Elite Gen 5 versi standar. Meski demikian, hasil benchmark-nya diklaim masih berada di tingkat yang mendekati varian utama. Namun untuk saat ini belum ada skor, aplikasi pengujian, perangkat uji, atau rincian konfigurasi yang dipublikasikan untuk mendukung klaim itu.
Perbedaan utama model baru ini disebut berada pada harga dan posisi pasarnya. Chip tersebut dikaitkan dengan ponsel yang dijual kurang dari 4.000 yuan di China. Jika dirupiahkan dengan kurs sekarang, maka harganya sekitar Rp10,7 juta.
Namun, konversi tersebut tidak dapat digunakan sebagai patokan langsung untuk harga ponsel di Indonesia. Harga akhir perangkat dapat berubah setelah memperhitungkan pajak, biaya distribusi, konfigurasi memori, kebijakan produsen, dan strategi harga di setiap negara.
Pasalnya, laporan awal juga tidak menyebut Rp10,7 juta sebagai harga chipset. Angka itu merujuk pada sasaran harga ponsel yang kemungkinan menggunakan SM8850-1-AB. Harga komponen yang dibayarkan produsen kepada Qualcomm tidak diungkapkan. Varian baru tersebut diperkirakan menjadi pilihan bagi produsen yang masih membutuhkan performa kelas atas, tetapi ingin menekan harga perangkat.
Laporan Android Authority menyebut kenaikan biaya RAM dan komponen lain dapat mendorong produsen mempertimbangkan platform yang lebih terjangkau dibandingkan chipset generasi berikutnya. Namun, hubungan antara kenaikan biaya komponen dan pengembangan SM8850-1-AB belum dikonfirmasi Qualcomm.
Sekedar membalik waktu, Snapdragon 8 Elite Gen 5 sendiri diperkenalkan Qualcomm pada September 2025 sebagai platform premium untuk ponsel flagship. Chip tersebut menggunakan CPU Qualcomm Oryon generasi ketiga, GPU Adreno, dan NPU Hexagon untuk pemrosesan kecerdasan buatan di perangkat.
Versi tertingginya memiliki kecepatan CPU hingga 4,74 GHz. Qualcomm juga mencantumkan versi lain dengan kecepatan maksimum 4,6 GHz. Dalam dokumen produk resmi perusahaan menyebut nomor komponen SM8850-AC dan SM8850-1-AD, tetapi belum mencantumkan SM8850-1-AB yang muncul dalam kebocoran terbaru.
Qualcomm mengklaim Snapdragon 8 Elite Gen 5 memberikan peningkatan performa CPU sebesar 20%, peningkatan performa grafis 23%, dan NPU 37% lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya. Angka tersebut berasal dari pengujian internal Qualcomm dan hasil akhirnya dapat berbeda bergantung pada desain, sistem pendingin, serta konfigurasi setiap perangkat.
Belum diketahui fitur apa yang akan dikurangi pada SM8850-1-AB untuk menekan biaya. Informasi mengenai jumlah inti CPU, kecepatan clock, konfigurasi GPU, modem, proses produksi, serta dukungan kameranya juga belum tersedia.
Nama komersial chip tersebut pun masih belum jelas. Qualcomm dapat mempertahankannya sebagai bagian dari Snapdragon 8 Elite Gen 5 atau menggunakan nama berbeda ketika produk diumumkan. Daftar produsen dan ponsel pertama yang akan menggunakannya juga belum terungkap.
Kebocoran menyebut varian tersebut dapat mulai digunakan pada sejumlah ponsel dalam beberapa bulan mendatang. Namun, tanpa pengumuman resmi, jadwal itu belum dapat dipastikan. Untuk sementara, SM8850-1-AB tetap harus diperlakukan sebagai produk yang masih dirumorkan, bukan chipset yang telah resmi diluncurkan.