- 8.8/10 (12 Reviews)

- 16 hari lalu
Samsung meluncurkan Certified Re-Newed di India, program HP refurbished resmi dengan garansi satu tahun, suku cadang asli, dan pembaruan software.

Hedra.ID, Beijing - Redmi tampaknya sedang menyiapkan amunisi baru untuk pasar smartphone entry-level. Setelah sebelumnya menghadirkan Redmi 15 dengan baterai besar, Xiaomi melalui submerek Redmi kini dikabarkan akan meluncurkan Redmi 17 5G dalam waktu dekat.
Menurut laporan GSM Arena, Rabu (26/5/2026), Redmi 17 5G diperkirakan debut di India pada 18 Juni 2026, bersamaan dengan Redmi Turbo 5. Jika informasi ini akurat, Redmi 17 akan menjadi salah satu ponsel kelas terjangkau yang kembali mengandalkan baterai jumbo sebagai nilai jual utama.
Daya tarik terbesar Redmi 17 5G ada pada baterainya. Ponsel ini disebut akan membawa baterai 7.000 mAH, kapasitas yang masih tergolong besar untuk smartphone entry-level. Dengan kapasitas sebesar itu, Redmi 17 5G kemungkinan ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan ponsel tahan lama, baik untuk bekerja, belajar, streaming, bermain gim ringan, maupun aktif di media sosial seharian.
Strategi ini sebenarnya bukan hal baru bagi Xiaomi. Di Indonesia, Redmi 15 sudah lebih dulu hadir dengan baterai 7.000 mAh, pengisian cepat 33 W, pengisian daya terbalik 18 W, layar 6,9 inci FHD+ dengan refresh rate hingga 144 Hz, serta chipset Snapdragon 685.
Dengan kata lain, Redmi 17 5G tampaknya akan melanjutkan formula yang sama: menawarkan ponsel murah dengan baterai besar, layar lega, dan fitur yang cukup praktis untuk penggunaan harian.
Redmi 17 5G diperkirakan akan menggunakan chipset dari Qualcomm Snapdragon 4 Series. Belum diketahui model persisnya, tetapi penggunaan chipset ini mengarah pada segmen ponsel 5G terjangkau.
Di atas kertas, ini bisa menjadi langkah penting bagi Redmi. Pasalnya, ponsel 5G murah semakin dibutuhkan di banyak pasar, termasuk Indonesia. Laporan Counterpoint Research mencatat bahwa pada kuartal II 2025, satu dari tiga smartphone yang dikirim ke Indonesia sudah mendukung 5G. Xiaomi juga disebut memimpin pasar smartphone Indonesia pada periode tersebut dengan pangsa 21 persen.
Jika Redmi 17 5G nantinya masuk ke Indonesia dengan harga kompetitif, ponsel ini berpotensi menarik perhatian pengguna yang ingin pindah ke 5G tanpa harus membeli perangkat kelas menengah yang lebih mahal.
Selain baterai besar, Redmi 17 5G juga disebut akan membawa layar LCD dengan refresh rate tinggi. Belum ada detail soal ukuran layar maupun angka refresh rate yang digunakan, tetapi jika mengikuti pola Redmi sebelumnya, Xiaomi kemungkinan tetap mengejar pengalaman visual yang lega untuk kelas harga terjangkau.
Dari sisi kamera, Redmi 17 5G dikabarkan membawa kamera utama 50 MP dan kamera depan 8 MP. Spesifikasi ini terdengar cukup standar untuk ponsel entry-level modern, tetapi masih relevan untuk kebutuhan harian seperti foto produk, dokumentasi aktivitas, panggilan video, hingga konten ringan untuk media sosial.
Ponsel ini juga disebut akan menjalankan HyperOS berbasis Android 16 sejak pertama kali digunakan. Jika benar, ini menjadi nilai tambah karena pengguna bisa mendapatkan sistem operasi yang lebih baru tanpa harus menunggu pembaruan besar setelah membeli perangkat.
Menariknya, laporan yang sama menyebut Redmi 17 5G bisa hadir setelah Redmi 15, tanpa ada Redmi 16 untuk pasar global. Jika benar, Xiaomi tampaknya ingin langsung melompat ke penamaan baru agar lini produknya lebih segar dan selaras dengan strategi peluncuran berikutnya.
Meski begitu, semua informasi ini masih perlu menunggu pengumuman resmi dari Xiaomi. Spesifikasi, harga, jadwal rilis global, dan kemungkinan masuk ke Indonesia belum dapat dipastikan.
Namun, jika bocoran yang beredar terbukti akurat, Redmi 17 5G bisa menjadi salah satu ponsel entry-level yang menarik untuk dipantau. Baterai 7.000 mAh, konektivitas 5G, kamera 50 MP, dan HyperOS berbasis Android 16 membuatnya terlihat sebagai perangkat yang dirancang untuk kebutuhan praktis: tahan lama, cukup modern, dan tetap ramah di kantong.