- 8.8/10 (12 Reviews)

- 2 bulan lalu
Apple kabarnya tengah menyusun strategi branding ultra-premium yang bakal menjadi ciri khas baru di seluruh lini produk mereka.

Hedra.ID, Jakarta - Roblox secara resmi memperkenalkan sistem verifikasi usia bagi pengguna di bawah 16 tahun di Indonesia. Langkah ini dirancang sebagai bagian dari upaya perlindungan anak di platform permainan online.
Berdasarkan laporan Associated Press, Selasa (5/5/2026), sistem ini mencakup serangkaian pembatasan yang bertujuan melindungi anak-anak dan remaja dari konten tidak pantas serta waktu layar berlebihan.
Sistem baru ini mencakup beberapa instrumen utama. Orang tua mendapatkan akses ke fitur kontrol yang memungkinkan mereka memantau dan membatasi aktivitas anak di platform.
Filter konten diterapkan untuk memblokir materi yang tidak sesuai dengan kelompok usia. Selain itu, ada batasan penggunaan yang mencegah anak-anak menghabiskan waktu terlalu lama tanpa jeda yang cukup.
Keputusan Roblox ini tidak muncul tanpa alasan. Di banyak negara, termasuk Indonesia, regulasi tentang keamanan anak di platform digital semakin ketat.
Beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap dampak konten digital terhadap perkembangan anak. Dengan sistem verifikasi usia ini, Roblox berusaha menunjukkan komitmen terhadap tanggung jawab tersebut.
Bagi orang tua di Indonesia, langkah ini bisa dianggap sebagai kabar baik. Banyak yang selama ini merasa terbatas dalam mengawasi aktivitas anak mereka di platform online.
Dengan kontrol orang tua yang lebih ketat, mereka mendapat alat yang lebih kuat untuk memastikan anak-anak hanya mengakses konten sesuai usia. Filter konten juga mengurangi risiko anak terpapar materi yang tidak dirancang untuk mereka.
Menurut informasi dari AP News, langkah Roblox ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mematuhi regulasi lokal dan standar internasional terkait keamanan anak di platform media sosial. Indonesia sendiri beberapa tahun terakhir mulai memperketat aturan tentang cara platform digital menangani pengguna anak-anak, termasuk mekanisme verifikasi usia dan perlindungan data.
Bagi platform seperti Roblox yang memiliki basis pengguna anak-anak yang besar, kepatuhan terhadap regulasi ini menjadi prioritas. Sistem verifikasi usia memungkinkan penyaringan pengguna di bawah umur dan penerapan kebijakan berbeda untuk kelompok usia ini, sesuatu yang diminta regulasi di banyak yurisdiksi dari platform dengan konten yang bisa diakses anak-anak.
Perlu diketahui bahwa detail spesifik mengenai cara kerja sistem verifikasi usia ini, apakah berbasis KTP, verifikasi orang tua, atau metode lain, belum bisa dikonfirmasi sepenuhnya dari sumber yang tersedia.
Jadi bagi yang ingin mengetahui mekanisme dan jadwal penerapan di Indonesia sebaiknya memantau pengumuman resmi dari Roblox atau memeriksa langsung pengaturan akun Roblox mereka untuk melihat fitur yang sudah tersedia.
Bagi orang tua yang anaknya sudah menggunakan Roblox, langkah ini menjadi pengingat untuk tidak sekadar mengandalkan sistem otomatis saja. Kontrol orang tua tetap penting, di mana sistem verifikasi usia adalah langkah awal yang baik, tapi pengawasan aktif orang tua tetap menjadi faktor kunci dalam menjaga keamanan anak di dunia digital.