
- 6 hari lalu
Samsung menyelidiki laporan layar Galaxy S26 Ultra yang berubah kemerahan. Penyebab, skala masalah, dan penanganannya belum diumumkan.

Hedra.ID, Taipei - ASUS Republic of Gamers (ROG) memperkenalkan dua monitor gaming baru, ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM. Keduanya memakai panel 4K Tandem RGB OLED, dengan pilihan ukuran 26,5 inci dan 31,5 inci.
Di luar perbedaan ukuran, spesifikasi utama kedua monitor hampir sama. Layarnya menawarkan resolusi 3840 × 2160 piksel dengan refresh rate 240Hz serta waktu respons yang diklaim mencapai 0,03 milidetik.
Pengguna juga dapat mengaktifkan Dual Mode untuk beralih ke resolusi Full HD dengan refresh rate 480Hz. Pilihan ini ditujukan bagi pemain yang lebih mengutamakan kecepatan tampilan dibandingkan ketajaman resolusi 4K.
Panelnya menggunakan susunan subpiksel RGB stripe tanpa subpiksel putih yang biasa ditemukan pada sejumlah panel WOLED. ASUS mengklaim rancangan tersebut dapat membuat teks terlihat lebih tajam sekaligus meningkatkan volume warna hingga 27 persen pada tingkat kecerahan tinggi.
Kedua monitor memakai lapisan TrueBlack Glossy dan mencakup 99 persen gamut warna DCI-P3. ASUS juga mencantumkan dukungan warna 10-bit, akurasi Delta E di bawah 2, Dolby Vision, serta sertifikasi VESA DisplayHDR 400 True Black.
Kecerahan puncak HDR-nya diklaim mencapai 1.000 nit. Hasil aktual dapat berbeda bergantung pada mode tampilan, kalibrasi warna, dan luas area terang yang ditampilkan.
Untuk membantu mengendalikan suhu, ASUS menggunakan komponen GaNFET pada sistem catu dayanya. Perusahaan mengklaim rancangan ini mengurangi panas terbuang hampir 35 persen dan menurunkan suhu di area ventilasi sekitar 10 persen dibandingkan monitor OLED sebelumnya yang belum memakai komponen tersebut.
Dikutip Hedra.ID melalui situs resmi ASUS, Rabu (22/7/2026), PG27UCWM dan PG32UCWM juga dilengkapi OLED Care Pro serta Neo Proximity Sensor. Sensor ini dapat mendeteksi ketika pengguna meninggalkan meja, lalu membuat layar menjadi hitam setelah durasi yang telah ditentukan. Waktunya dapat diatur mulai satu hingga 15 menit.
ASUS turut menyediakan Display Control CLI dan Agent Skill. Perangkat lunak tersebut memungkinkan agen AI yang kompatibel menerjemahkan perintah bahasa alami menjadi perubahan pengaturan monitor, seperti kecerahan, temperatur warna, filter cahaya biru, atau perpindahan ke mode Full HD 480Hz.
Fitur itu tidak berarti monitor memiliki model AI sendiri. Perintah tetap diproses melalui perangkat lunak dan agen AI yang berjalan di komputer pengguna.
Untuk konektivitas, kedua monitor menyediakan DisplayPort 2.1a UHBR20 dengan bandwidth hingga 80Gbps, dua HDMI 2.1, serta USB-C dengan Power Delivery hingga 90W. Dukungan G-SYNC Compatible dan AMD FreeSync Premium Pro juga tersedia.
ASUS Indonesia telah mengumumkan kedua monitor tersebut, tetapi belum mencantumkan harga, kanal penjualan, maupun jadwal pengiriman lokal. Informasi ketersediaan lebih terperinci kemungkinan baru akan diketahui setelah produk mulai masuk ke jaringan penjualan resmi.