
- 5 bulan lalu
OpenAI mengumumkan kemitraan dengan Broadcom untuk mengembangkan chip AI khusus yang melengkapi chip NVIDIA dan AMD. Simak detailnya.
Perbedaan Samsung Galaxy J2 (2017) vs Samsung Galaxy J2 Core dapat dilihat dari berbagai sisi. Samsung Galaxy J2 (2017) yang dikenalkan pada Oktober 2017, mengadopsi sistem operasi Android v7.0 (Nougat) dan didukung jaringan GSM / HSDPA / LTE. Sedangkan Samsung Galaxy J2 Core yang diumumkan Agustus 2018 ditopang OS Android v8.1 (Oreo Go Edition), Direncanakan dapat upgrade v9.0 (Pie) dengan mengandalkan GSM / HSDPA / LTE.
Di sisi antarmuka, Samsung Galaxy J2 (2017) mengusung layar 4.7 inch jenis Super AMOLED berkerapatan 234 ppi dengan resolusi 960x540 pixels. Sementara kaca Samsung Galaxy J2 Core yang berdiagonal 5.0 inch menggunakan PLS TFT LCD dengan resolusi 960x540 pixels yang secara teknis akan menghasilkan 220 ppi.
Perbedaan juga terjadi pada ukuran cassing. Samsung Galaxy J2 (2017) memiliki panjang 136.5 mm, lebar 69 mm dengan ketebalan 8.4 mm. Adapun Samsung Galaxy J2 Core berdimensi panjang 143.4 mm, lebar 72.1 mm, dan tebal 8.9 mm. Untuk bobotnya, Samsung Galaxy J2 (2017) lebih ringan dengan bobot 130 gram, dibanding Samsung Galaxy J2 Core yang 154 gram.
Kedua perangkat mengusung kapasitas storage yang sama. Samsung Galaxy J2 (2017) menyisipkan memory internal 8 GB, sedangkan Samsung Galaxy J2 Core berkapasitas 8 GB. Adapun untuk memory RAM nya, Samsung Galaxy J2 (2017) dilengkapi RAM berkapasitas 1 GB, sedangkan Samsung Galaxy J2 Core dilengkapi 1 GB RAM.
Pada segmen fotografi, Samsung Galaxy J2 (2017) dan Samsung Galaxy J2 Core menawarkan kamera utama di bagian belakang dengan jumlah lensa yang sama. Berikut detil spesifikasi kamera keduanya:
Kamera Samsung Galaxy J2 (2017)
Kamera Samsung Galaxy J2 Core
Kapasitas baterai kedua perangkat berbeda, dengan rincian sebagai berikut:
Perbedaan lebih rinci Samsung Galaxy J2 (2017) dengan Samsung Galaxy J2 Core dapat dipelajari melalui tabel perbandingan di bawah.
+ Baca Selengkapnya

