- 8.8/10 (12 Reviews)

- 5 hari lalu
OnePlus menghentikan peluncuran produk baru di Eropa dan Amerika Utara, tetapi tetap menjamin dukungan, garansi, dan pembaruan perangkat lama.

Hedra.ID, Seoul - Samsung Electronics membentuk unit Robotics eXperience atau RX untuk menyatukan pengembangan teknologi dan bisnis robotika di dalam perusahaan. Unit baru ini berada langsung di bawah CEO Samsung Electronics.
Secara resmi, organisasi tersebut bernama RX Business Promotion Office. Tugasnya mencakup penyusunan strategi robotika jangka menengah dan panjang, pengembangan teknologi inti, hingga persiapan komersialisasi.
Dilansir Reuters, Selasa (21/7/2026), Samsung akan memusatkan kegiatan unit RX di Seoul R&D Campus, kawasan Umyeon-dong. Perusahaan berencana menggabungkan tenaga kerja robotika di lokasi tersebut sekaligus menambah laboratorium dan fasilitas pengembangan.
Di kompleks Gumi, Samsung juga akan membangun fasilitas yang disebut data factory. Fasilitas ini disiapkan untuk mengumpulkan dan mengolah data yang dibutuhkan dalam pengembangan kecerdasan serta sistem kendali robot.
Ekspansi riset tidak hanya dilakukan di Korea Selatan. Samsung merencanakan pusat penelitian robotika di Amerika Serikat, China, dan Jepang untuk memanfaatkan tenaga ahli dan ekosistem teknologi di masing-masing negara. Perusahaan belum mengumumkan kapan pusat-pusat tersebut mulai beroperasi.
Lee Dongkun ditunjuk memimpin Robotics Strategy Team. Sebelum bergabung dengan Samsung, ia menangani strategi robotika di Hyundai Motor Group dan terlibat dalam penyusunan arah bisnis Boston Dynamics.
Samsung juga merekrut dua akademisi Korea Selatan. Profesor Kim Hyun-jin dari Seoul National University memiliki keahlian di bidang robot otonom dan sistem kendali, sedangkan Profesor Kim Eui-gyeom dari Ajou University berfokus pada tangan robot dan teknologi manipulasi objek.
Pembentukan unit RX melanjutkan ekspansi Samsung di sektor robotika. Pada akhir 2024, perusahaan meningkatkan kepemilikannya di Rainbow Robotics hingga menjadi pemegang saham terbesar. Samsung juga membentuk Future Robotics Office yang berada langsung di bawah CEO.
Perusahaan asal Korea Selatan ini sebelumnya menyatakan ingin mengembangkan robot humanoid untuk meningkatkan produktivitas di fasilitas manufaktur, sebelum memperluas penggunaannya ke rumah dan lingkungan ritel. Namun, Samsung belum mengumumkan model produk, harga, nilai investasi khusus untuk unit RX, maupun jadwal peluncuran komersial.
Karena itu, pembentukan RX saat ini lebih tepat dimaknai sebagai langkah untuk merapikan strategi, riset, dan pengembangan bisnis robotika Samsung. Hasil konkretnya baru dapat dinilai setelah perusahaan mengumumkan produk, kemitraan, atau target komersialisasi yang lebih terperinci.