
- 3 bulan lalu
OpenAI mengumumkan kemitraan dengan Broadcom untuk mengembangkan chip AI khusus yang melengkapi chip NVIDIA dan AMD. Simak detailnya.

Infinix, merek smartphone yang semakin populer, resmi meluncurkan perangkat lipat pertamanya yaitu Zero Flip. Ponsel lipat ini hadir dengan desain clamshell yang elegan dan spesifikasi yang cukup menggiurkan untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Infinix Zero Flip mengadopsi desain clamshell yang mirip dengan ponsel lipat lainnya di pasaran. Layar utama berukuran 6,9 inci menggunakan panel LTPO AMOLED dengan refresh rate 120Hz, menawarkan tampilan yang sangat halus dan responsif. Layar penutup berukuran 3,64 inci juga mendukung refresh rate 120Hz dan dapat digunakan untuk berbagai fungsi, seperti melihat notifikasi, mengambil foto selfie, dan bahkan menjawab panggilan.
Salah satu fitur menarik dari Infinix Zero Flip adalah sistem kameranya. Ponsel ini dilengkapi dengan kamera utama 50 MP dengan OIS dan lensa ultrawide 50 MP pada layar penutup. Kamera depan 50 MP juga mampu menghasilkan foto dan video berkualitas tinggi. Fitur yang unik adalah integrasi dengan kamera GoPro, memungkinkan pengguna memanfaatkan layar utama Zero Flip sebagai viewfinder untuk mengontrol kamera GoPro mereka.

Ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 8020, Infinix Zero Flip menawarkan kinerja yang cukup baik untuk penggunaan sehari-hari. Kapasitas RAM 8GB dan penyimpanan internal 512GB memberikan ruang yang cukup untuk menjalankan berbagai aplikasi dan menyimpan file. Baterai berkapasitas 4.720mAh dengan dukungan pengisian cepat 70W memastikan pengguna dapat menggunakan ponsel sepanjang hari tanpa khawatir kehabisan daya.
Dikutip dari GSMArena, Infinix Zero Flip saat ini hanya tersedia di Nigeria dengan dua pilihan warna menarik. Ponsel lipat ini dibanderol dengan harga 1.065.000 Naira atau sekitar Rp 9,7 juta. Bagi pengguna di Indonesia yang tertarik, masih harus bersabar menunggu kabar resmi mengenai ketersediaan perangkat ini di Tanah Air.