
- 9 hari lalu
Username WhatsApp membantu pengguna berkomunikasi tanpa membuka nomor telepon, tetapi fitur ini juga memunculkan kekhawatiran soal impersonasi dan penipuan.

Hedra.ID, California - Apple menggugat OpenAI dan dua mantan karyawannya atas dugaan penyalahgunaan rahasia dagang yang berkaitan dengan pengembangan perangkat keras. Gugatan itu diajukan pada 10 Juli 2026 di pengadilan federal California.
Dua mantan karyawan Apple yang menjadi tergugat adalah Chang Liu, mantan insinyur kelistrikan sistem senior, dan Tang Yew Tan, mantan wakil presiden desain produk yang kini memimpin divisi perangkat keras OpenAI. Gugatan tersebut juga mencantumkan OpenAI Foundation, OpenAI Group PBC, dan io Products sebagai tergugat.
Seperti diberitakan Reuters, Sabtu (11/7/2026), Apple menuduh Liu mengakses dan mengunduh sejumlah berkas rahasia terkait perangkat keras setelah meninggalkan perusahaan. Tan juga dituduh menggunakan informasi rahasia Apple untuk kepentingan OpenAI. Dalam gugatan yang sama, Apple mengeklaim Tan mendorong kandidat yang masih bekerja di perusahaan itu untuk membawa komponen ke proses wawancara.
Tuduhan tersebut belum terbukti di pengadilan. Apple mengatakan telah menyampaikan kekhawatirannya kepada OpenAI pada Februari setelah menyelidiki kemungkinan kebocoran informasi rahasia. Menurut Apple, perkara ini berkaitan dengan upaya OpenAI mempercepat pengembangan bisnis perangkat kerasnya.
OpenAI membantah berkepentingan pada rahasia dagang perusahaan lain dan mengatakan tetap berfokus pada pengembangan teknologinya sendiri.
Gugatan ini menambah dimensi baru dalam hubungan kedua perusahaan. Apple dan OpenAI sebelumnya bekerja sama melalui integrasi ChatGPT pada perangkat Apple, tetapi kini berhadapan dalam perkara hukum yang menyangkut dugaan penggunaan informasi rahasia.