
- 7 hari lalu
Estimasi penghasilan YouTube tidak bisa dibaca dari view saja. Pahami RPM, CPM, Shorts, dan batas kalkulator publik agar tidak tertipu angka besar.

Hedra.ID, San Diego - Sony resmi memperkenalkan RX10 V, kamera superzoom generasi baru yang kembali membawa konsep fixed-lens dengan jangkauan sangat panjang. Kamera ini memakai lensa ZEISS Vario-Sonnar T* 24-600mm F2.4-4.0, sehingga pengguna bisa berpindah dari sudut lebar ke telefoto jauh tanpa mengganti lensa.
Model ini menjadi penerus penting bagi lini RX10 setelah jeda hampir sembilan tahun dari RX10 IV. Sony tetap mempertahankan format kamera all-in-one, tetapi memperbarui bagian inti kamera dengan sensor CMOS Exmor RS stacked tipe 1.0 beresolusi efektif sekitar 20,1 MP dan prosesor BIONZ XR.
Pembaruan itu membuat RX10 V mendukung pemotretan beruntun hingga 30 fps tanpa blackout, lengkap dengan pelacakan autofocus dan auto-exposure. Sistem autofocus berbasis AI di kamera ini dapat mengenali berbagai subjek, termasuk manusia, hewan, burung, serangga, mobil, kereta, dan pesawat.
Untuk video, RX10 V bisa merekam hingga 4K 120p, meski mode tersebut memakai sudut pandang yang lebih sempit. Sony juga menambahkan fitur seperti S-Cinetone, S-Log3, impor LUT, Active Mode stabilization, Auto Framing, dan live streaming 4K 30p lewat USB-C.
Bodi RX10 V juga dibuat lebih dekat dengan kamera mirrorless Alpha. Tata letak tombol, grip, viewfinder OLED, dan penggunaan baterai NP-FZ100 menunjukkan Sony ingin membuat kamera ini terasa lebih serius untuk pengguna yang membutuhkan perangkat ringkas, tetapi tetap fleksibel untuk perjalanan, satwa liar, dan olahraga.
Berdasarkan informasi yang ditulis di situs resminya, Jumat (10/7/2026), Sony menetapkan harga rekomendasi RX10 V di Amerika Serikat sebesar US$2.299,99, atau sekitar Rp41,6 juta. Di Kanada, harganya CA$2.899,99, setara sekitar Rp37,1 juta.
Kamera ini dijadwalkan tersedia mulai Agustus 2026. Di Indonesia, halaman Sony sudah menampilkan DSC-RX10M5 dengan status “Segera tersedia”, tetapi harga lokal belum tercantum. Karena itu, konversi rupiah di atas hanya menjadi gambaran kasar dan belum mencerminkan harga resmi Indonesia, pajak, maupun kebijakan distribusi lokal.