
- 5 bulan lalu
NVIDIA meluncurkan Spark, superkomputer AI personal yang membawa kemampuan AI tingkat data center ke rumah. Simak fitur dan spesifikasinya.
Perbedaan Samsung Galaxy A7 2018 vs Xiaomi Mi 5c dapat dilihat dari berbagai aspek. Samsung Galaxy A7 2018 yang dikenalkan pada September 2018, mengadopsi sistem operasi Android v8.0 (Oreo), Dapat di upgrade ke v9.0 (Pie), direncanakan mendapat upgrade Android 10 dan didukung jaringan GSM / HSDPA / LTE. Sedangkan Xiaomi Mi 5c yang diumumkan Februari 2017 ditopang OS Android v6.0 (Marshmallow), dapat di upgrade ke v7.0 (Nougat) dengan mengandalkan GSM / HSDPA / LTE.
Di sisi antarmuka, Samsung Galaxy A7 2018 mengusung layar 6.0 inch jenis Super AMOLED berkerapatan 411 ppi dengan resolusi 2220x1080 pixels. Sementara kaca Xiaomi Mi 5c yang berdiagonal 5.2 inch menggunakan IPS LCD dengan resolusi 1920x1080 pixels yang secara teknis akan menghasilkan 428 ppi.
Perbedaan juga terjadi pada ukuran body. Samsung Galaxy A7 2018 memiliki panjang 159.8 mm, lebar 76.8 mm dengan ketebalan 7.5 mm. Adapun Xiaomi Mi 5c berdimensi panjang 144.4 mm, lebar 69.7 mm, dan tebal 7.1 mm. Untuk bobotnya, Samsung Galaxy A7 2018 lebih berat dengan bobot 168 gram, dibanding Xiaomi Mi 5c yang 135 gram.
Kedua perangkat menyediakan kapasitas storage yang sama. Samsung Galaxy A7 2018 menyisipkan memory internal 64 GB, sedangkan Xiaomi Mi 5c berkapasitas 64 GB. Adapun untuk memory RAM nya, Samsung Galaxy A7 2018 dilengkapi RAM berkapasitas 4 GB, sedangkan Xiaomi Mi 5c dilengkapi 3 GB RAM.
Pada segmen fotografi, Samsung Galaxy A7 2018 dan Xiaomi Mi 5c menawarkan kamera utama di bagian belakang dengan jumlah lensa yang berbeda. Berikut detil spesifikasi kamera keduanya:
Kamera Samsung Galaxy A7 2018
Kamera Xiaomi Mi 5c
Kapasitas baterai kedua perangkat berbeda, dengan rincian sebagai berikut:
Perbedaan lebih rinci Samsung Galaxy A7 2018 dengan Xiaomi Mi 5c dapat dipelajari melalui tabel perbandingan di bawah.
+ Baca Selengkapnya

