
- 5 bulan lalu
OpenAI mengumumkan kemitraan dengan Broadcom untuk mengembangkan chip AI khusus yang melengkapi chip NVIDIA dan AMD. Simak detailnya.
Perbedaan Samsung Galaxy A8+ (2018) vs Huawei P10 Plus dapat dilihat dari berbagai aspek. Samsung Galaxy A8+ (2018) yang dirilis pada Desember 2017, mengadopsi sistem operasi Android v7.1.1 (Nougat), Dapat diupgrade ke v9.0 (Pie) dan didukung jaringan GSM / HSDPA / LTE. Sedangkan Huawei P10 Plus yang diumumkan Februari 2017 ditopang OS Android v7.0 (Nougat), mendapat upgrade v8.0 (Oreo) dengan mengandalkan GSM / CDMA / HSDPA / LTE.
Di sisi antarmuka, Samsung Galaxy A8+ (2018) mengusung layar 6.0 inch jenis Super AMOLED berkerapatan 411 ppi dengan resolusi 2220x1080 pixels. Sementara kaca Huawei P10 Plus yang berdiagonal 5.5 inch menggunakan IPS-NEO LCD dengan resolusi 2560x1440 pixels yang secara teknis akan menghasilkan 534 ppi.
Perbedaan juga terjadi pada ukuran cassing. Samsung Galaxy A8+ (2018) memiliki panjang 159.9 mm, lebar 75.7 mm dengan ketebalan 8.3 mm. Adapun Huawei P10 Plus berdimensi panjang 153.5 mm, lebar 74.2 mm, dan tebal 7 mm. Untuk bobotnya, Samsung Galaxy A8+ (2018) lebih berat dengan bobot 191 gram, dibanding Huawei P10 Plus yang 165 gram.
Kedua perangkat menyediakan kapasitas storage yang berbeda. Samsung Galaxy A8+ (2018) menyisipkan memory internal 32 GB, sedangkan Huawei P10 Plus berkapasitas 64 GB. Adapun untuk memory RAM nya, Samsung Galaxy A8+ (2018) dilengkapi RAM berkapasitas 4 GB, sedangkan Huawei P10 Plus dilengkapi 4 GB RAM.
Pada segmen fotografi, Samsung Galaxy A8+ (2018) dan Huawei P10 Plus menawarkan kamera utama di body belakang dengan jumlah lensa yang berbeda. Berikut detil spesifikasi kamera keduanya:
Kamera Samsung Galaxy A8+ (2018)
Kamera Huawei P10 Plus
Kapasitas baterai kedua perangkat berbeda, dengan rincian sebagai berikut:
Perbedaan selengkapnya spesifikasi Samsung Galaxy A8+ (2018) dengan Huawei P10 Plus dapat dipelajari melalui tabel perbandingan di bawah.
+ Baca Selengkapnya

