
- 5 bulan lalu
Qualcomm mengakuisisi Arduino, perusahaan hardware asal Italia, untuk memperkuat posisinya di sektor robotika dan IoT. Simak detail dan dampaknya.
Perbedaan Vivo V9 vs Samsung Galaxy A8 (2018) dapat dilihat dari berbagai sisi. Vivo V9 yang dirilis pada Mei 2018, mengadopsi sistem operasi Android v8.1 (Oreo) dan didukung jaringan GSM / CDMA / HSDPA / LTE. Sedangkan Samsung Galaxy A8 (2018) yang diumumkan Desember 2017 ditopang OS Android v7.1.1 (Nougat), Dapat di upgrade ke v8.0 (Oreo), Direncanakan dapat upgrade v9.0 (Pie) dengan mengandalkan GSM / HSDPA / LTE.
Di sisi antarmuka, Vivo V9 mengusung layar 6.3 inch jenis IPS LCD berkerapatan 403 ppi dengan resolusi 2280x1080 pixels. Sementara kaca Samsung Galaxy A8 (2018) yang berdiagonal 5.6 inch menggunakan Super AMOLED dengan resolusi 2220x1080 pixels yang secara teknis akan menghasilkan 441 ppi.
Perbedaan juga terjadi pada ukuran body. Vivo V9 memiliki panjang 154.8 mm, lebar 75 mm dengan ketebalan 7.9 mm. Adapun Samsung Galaxy A8 (2018) berdimensi panjang 149.2 mm, lebar 70.6 mm, dan tebal 8.4 mm. Untuk bobotnya, Vivo V9 lebih ringan dengan bobot 150 gram, dibanding Samsung Galaxy A8 (2018) yang 172 gram.
Kedua perangkat mengusung kapasitas storage yang berbeda. Vivo V9 menyisipkan memory internal 64 GB, sedangkan Samsung Galaxy A8 (2018) berkapasitas 32 GB. Adapun untuk memory RAM nya, Vivo V9 dilengkapi RAM berkapasitas 4 GB, sedangkan Samsung Galaxy A8 (2018) dilengkapi 4 GB RAM.
Pada segmen fotografi, Vivo V9 dan Samsung Galaxy A8 (2018) menawarkan kamera utama di body belakang dengan jumlah lensa yang berbeda. Berikut rincian spesifikasi kamera keduanya:
Kamera Vivo V9
Kamera Samsung Galaxy A8 (2018)
Kapasitas baterai kedua perangkat berbeda, dengan rincian sebagai berikut:
Perbedaan lebih rinci Vivo V9 dengan Samsung Galaxy A8 (2018) dapat dipelajari melalui tabel perbandingan di bawah.
+ Baca Selengkapnya

