
- 5 bulan lalu
Qualcomm mengakuisisi Arduino, perusahaan hardware asal Italia, untuk memperkuat posisinya di sektor robotika dan IoT. Simak detail dan dampaknya.
Perbedaan Xiaomi Redmi Note 7 vs Samsung Galaxy A8 (2018) dapat dilihat dari berbagai sisi. Xiaomi Redmi Note 7 yang dirilis pada Januari 2019, mengadopsi sistem operasi Android v9.0 (Pie) dan didukung jaringan GSM / CDMA / HSDPA / LTE. Sedangkan Samsung Galaxy A8 (2018) yang diumumkan Desember 2017 ditopang OS Android v7.1.1 (Nougat), Dapat di upgrade ke v8.0 (Oreo), Direncanakan dapat upgrade v9.0 (Pie) dengan mengandalkan GSM / HSDPA / LTE.
Di sisi antarmuka, Xiaomi Redmi Note 7 mengusung layar 6.3 inch jenis IPS LCD berkerapatan 409 ppi dengan resolusi 2340x1080 pixels. Sementara kaca Samsung Galaxy A8 (2018) yang berdiagonal 5.6 inch menggunakan Super AMOLED dengan resolusi 2220x1080 pixels yang secara teknis akan menghasilkan 441 ppi.
Perbedaan juga terjadi pada ukuran body. Xiaomi Redmi Note 7 memiliki panjang 159.2 mm, lebar 75.2 mm dengan ketebalan 8.1 mm. Adapun Samsung Galaxy A8 (2018) berdimensi panjang 149.2 mm, lebar 70.6 mm, dan tebal 8.4 mm. Untuk bobotnya, Xiaomi Redmi Note 7 lebih berat dengan bobot 186 gram, dibanding Samsung Galaxy A8 (2018) yang 172 gram.
Kedua perangkat mengusung kapasitas storage yang sama. Xiaomi Redmi Note 7 menyisipkan memory internal 32 GB, sedangkan Samsung Galaxy A8 (2018) berkapasitas 32 GB. Adapun untuk memory RAM nya, Xiaomi Redmi Note 7 dilengkapi RAM berkapasitas 3 GB, sedangkan Samsung Galaxy A8 (2018) dilengkapi 4 GB RAM.
Pada segmen fotografi, Xiaomi Redmi Note 7 dan Samsung Galaxy A8 (2018) menawarkan kamera utama di body belakang dengan jumlah lensa yang berbeda. Berikut detil spesifikasi kamera keduanya:
Kamera Xiaomi Redmi Note 7
Kamera Samsung Galaxy A8 (2018)
Kapasitas baterai kedua perangkat berbeda, dengan rincian sebagai berikut:
Perbedaan lebih rinci Xiaomi Redmi Note 7 dengan Samsung Galaxy A8 (2018) dapat dipelajari melalui tabel perbandingan di bawah.
+ Baca Selengkapnya

