- 8.8/10 (12 Reviews)

- 8 hari lalu
Standar AI global perlu menjaga keamanan dan kepercayaan, tetapi tetap harus fleksibel agar tidak menjadi beban kepatuhan baru bagi UMKM.

Hedra.ID, Seoul - Samsung sedang menyelidiki laporan perubahan warna pada layar sejumlah Galaxy S26 Ultra. Keluhan yang beredar di komunitas daring memperlihatkan sebagian panel mulai menampilkan semburat merah atau bidang merah muda, terutama di bagian tengah layar.
Sejumlah laporan disebut telah muncul sejak Maret 2026, tidak lama setelah Galaxy S26 Ultra beredar di pasar. Keluhan yang lebih baru menggambarkan perubahan warna yang muncul secara bertahap setelah perangkat digunakan selama beberapa bulan. Gejala serupa juga dilaporkan pada beberapa unit pajangan di toko, meski belum diketahui apakah seluruh perangkat itu mengalami masalah yang sama.
Seperti yang ramai dibicarakan di Reddit, foto yang dibagikan pengguna umumnya menunjukkan area kemerahan berbentuk persegi panjang di tengah panel. Namun, tampilan pada foto dapat dipengaruhi kamera, pencahayaan, dan layar yang digunakan untuk melihatnya. Engadget, Rabu (15/7/2026), memeriksa unit Galaxy S26 Ultra yang pernah diuji medianya dan tidak menemukan perubahan warna tersebut. Temuan yang berbeda ini membuat skala masalah belum dapat ditentukan hanya dari laporan daring.

Samsung telah mengakui bahwa persoalan itu sedang diperiksa. Seorang perwakilan perusahaan mengatakan Samsung sedang “memeriksanya secara internal untuk memastikan penyebabnya”. Pernyataan tersebut belum menjelaskan jumlah perangkat yang diperiksa, pola penggunaan yang berkaitan dengan gejala, atau apakah masalah terbatas pada produksi tertentu.
Salah satu dugaan yang muncul mengarah pada Privacy Display, fitur layar yang saat ini hanya tersedia pada Galaxy S26 Ultra. Teknologi tersebut membatasi visibilitas dari samping agar isi layar lebih sulit dibaca oleh orang lain, sementara pengguna yang melihat dari depan tetap dapat mengakses konten secara normal. Samsung juga memungkinkan fitur itu diterapkan pada kondisi, aplikasi, atau bagian layar tertentu, termasuk area notifikasi.
Privacy Display bekerja dengan mengatur sudut pancaran cahaya pada tingkat piksel. Samsung menjelaskan bahwa panel menggunakan piksel dengan karakter pancaran berbeda: sebagian diarahkan lebih sempit ke depan, sedangkan sebagian lain memancarkan cahaya ke sudut yang lebih lebar. Ketika mode privasi aktif, sistem lebih banyak menggunakan piksel dengan sudut sempit untuk mengurangi keterbacaan layar dari sisi perangkat.
Struktur panel yang berbeda itu membuat Privacy Display ikut disebut sebagai kemungkinan penyebab perubahan warna. Namun, belum ada hasil pemeriksaan yang menunjukkan bahwa fitur tersebut memang berkaitan dengan semburat merah. Samsung sendiri hanya menyatakan sedang mencari penyebab, sehingga hubungan antara fitur privasi dan masalah layar masih berupa spekulasi.
Kemungkinan lain yang dibicarakan adalah burn-in atau penurunan kualitas elemen pemancar cahaya pada panel OLED. Kondisi tersebut dapat meninggalkan bayangan atau perubahan tampilan pada area tertentu setelah digunakan dalam waktu lama.
Selain itu, pemberitaan Newsway menekankan bahwa gejala yang terlihat saat ini belum cukup untuk memastikan burn-in ataupun persoalan pada struktur panel. Pemeriksaan perangkat, pengujian kondisi kemunculan, dan analisis panel tetap diperlukan.
Bentuk area kemerahan yang relatif serupa pada beberapa foto juga memunculkan dugaan bahwa masalah bukan sekadar pergeseran warna keseluruhan. Meski demikian, laporan pengguna belum menunjukkan apakah perubahan tersebut permanen, hanya terlihat pada tingkat kecerahan tertentu, atau dapat dipengaruhi pengaturan warna dan mode layar. Detail-detail itu belum dijelaskan dalam respons Samsung.
Seperti diketahui, Galaxy S26 Ultra menjadi model pertama Samsung yang mengintegrasikan Privacy Display langsung ke dalam perangkat. Dalam panduan resminya, perusahaan mengingatkan bahwa perubahan kualitas gambar dapat terlihat di luar sudut pandang ketika fitur digunakan. Penjelasan tersebut berkaitan dengan cara kerja normal Privacy Display dan bukan pengakuan bahwa fitur itu menyebabkan warna merah di bagian tengah layar.
Untuk saat ini, laporan perubahan warna belum dapat disebut sebagai cacat yang terjadi pada seluruh Galaxy S26 Ultra. Informasi yang tersedia baru menunjukkan adanya keluhan pada sejumlah perangkat dan konfirmasi bahwa Samsung sedang melakukan pemeriksaan internal. Kesimpulan mengenai penyebab, cakupan, dan bentuk penanganannya masih bergantung pada hasil investigasi perusahaan.