- 8.8/10 (12 Reviews)

- 9 hari lalu
Paket Telkomsel–CapCut Standard Rp68.000 menawarkan langganan 30 hari dan kuota 1,5 GB. Simak siapa yang benar-benar bisa menghemat lewat bundel ini.

Hedra.ID, Seoul - Samsung tampaknya sedang menyiapkan Galaxy Buds dengan bentuk yang benar-benar berbeda dari produk audio nirkabelnya selama ini. Bocoran terbaru memperlihatkan perangkat yang diduga bernama Galaxy Buds On dengan desain clip-on yang dipasang menjepit bagian luar telinga.
Gambar perangkat tersebut kabarnya ditemukan di dalam salah satu aplikasi Samsung yang dilansir Sammobile, Kamis (30/7/2026). Dari gambar tersebut terlihat bentuk masing-masing earbud, sepasang perangkat ketika digunakan, serta casing pengisi dayanya.
Namun, Samsung belum mengonfirmasi nama, desain, spesifikasi, harga, maupun jadwal peluncuran perangkat tersebut. Karena itu, informasi mengenai Galaxy Buds On masih harus diperlakukan sebagai bocoran yang dapat berubah menjelang pengumuman resmi.
Berbeda dari Galaxy Buds pada umumnya, Galaxy Buds On terlihat menggunakan desain open-ear. Earbud tidak dimasukkan ke kanal telinga, melainkan ditempatkan di bagian luarnya menggunakan mekanisme seperti penjepit.
Setiap earbud terdiri atas dua bagian yang dihubungkan oleh lengan melengkung. Bagian berbentuk bulat diperkirakan berada dekat lubang telinga untuk mengarahkan suara, sedangkan modul yang lebih pipih ditempatkan di belakang telinga untuk menjaga perangkat tetap stabil.
Pendekatan tersebut dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang kurang nyaman memakai earbud dengan ujung silikon atau perangkat yang harus masuk cukup dalam ke telinga. Desain terbuka juga memungkinkan pengguna tetap mendengar suara di sekitarnya saat mendengarkan musik atau menerima panggilan.
Pada gambar yang beredar, bagian luar earbud juga memiliki aksen berwarna hijau atau abu-abu. Belum diketahui apakah bagian tersebut hanya elemen desain atau merupakan lampu indikator. Gambar yang ditemukan masih berupa ilustrasi sistem sehingga detail material dan tampilannya belum dapat dipastikan.
Casing pengisi dayanya terlihat berbentuk kotak dengan sudut membulat dan memiliki lampu indikator di bagian depan. Secara keseluruhan, desain casing tersebut tampak mirip dengan casing Galaxy Buds4 Series yang sudah lebih dahulu diluncurkan Samsung.
Bocoran awal sempat menyebut Galaxy Buds On akan menggunakan teknologi bone conduction. Teknologi tersebut mengirimkan getaran melalui tulang di sekitar telinga, sehingga suara dapat diterima tanpa speaker diarahkan langsung ke kanal telinga.
Namun, gambar terbaru justru memunculkan dugaan bahwa Samsung akan memakai teknologi air conduction. Sistem ini tetap menggunakan speaker untuk mengirimkan gelombang suara melalui udara, tetapi posisinya berada di luar lubang telinga.
Bentuk modul yang diarahkan ke kanal telinga dinilai lebih mendekati desain earbud open-ear berbasis air conduction yang sudah beredar di pasar. Meski demikian, mekanisme audio sebenarnya belum dapat dipastikan sampai Samsung mengungkap spesifikasi resminya.
Pilihan teknologi tersebut akan menjadi hal penting. Earbud open-ear umumnya mengutamakan kenyamanan dan kesadaran terhadap lingkungan sekitar, tetapi harus menghadapi tantangan dalam menghasilkan bass, menjaga privasi suara, dan meredam kebisingan dari luar.
Samsung belum menjelaskan apakah perangkat ini nantinya akan membawa peredam kebisingan, mode suara adaptif, codec beresolusi tinggi, atau integrasi AI seperti yang tersedia pada lini Galaxy Buds premium.
Nama perangkat juga masih menjadi perdebatan. Referensi sebelumnya di aplikasi Galaxy Wearable memperlihatkan nama Galaxy Buds Able. Sementara itu, bocoran lain menyebut Samsung akan memakai Galaxy Buds On sebagai nama komersialnya.
Perangkat tersebut dikaitkan dengan nomor model SM-U600. Penomoran ini berbeda dari pola SM-Rxx yang selama ini digunakan pada sebagian besar Galaxy Buds. Perbedaan tersebut memperkuat dugaan bahwa Samsung menempatkannya sebagai kategori baru, bukan sekadar varian lain dari Galaxy Buds4.
Ada kemungkinan Galaxy Buds Able merupakan nama internal selama pengembangan, sedangkan Galaxy Buds On dipakai ketika produk dipasarkan. Namun, hal itu belum dikonfirmasi oleh Samsung.
Pergantian nama sebelum peluncuran bukan sesuatu yang tidak biasa. Nama yang muncul di dalam kode aplikasi dapat berupa nama proyek, identitas sementara, atau istilah yang hanya digunakan untuk kepentingan pengujian.
Galaxy Buds On tidak diperkenalkan dalam Galaxy Unpacked yang digelar Samsung pada 22 Juli 2026. Sebuah laporan dari Korea Selatan menyebut perangkat tersebut kemungkinan diluncurkan melalui acara terpisah pada akhir September atau Oktober 2026.
Earbud itu juga disebut berpotensi diperkenalkan bersamaan dengan Galaxy S26 FE. Namun, Samsung belum menetapkan maupun mengumumkan tanggal peluncurannya kepada publik.
Belum tersedia informasi mengenai pilihan warna, daya tahan baterai, sertifikasi ketahanan air, konektivitas multipoint, dukungan pengisian daya nirkabel, atau harga jualnya.
Samsung juga belum mengumumkan negara yang akan memperoleh perangkat tersebut. Dengan demikian, belum ada kepastian apakah Galaxy Buds On nantinya akan dipasarkan secara resmi di Indonesia.