- 8.8/10 (12 Reviews)

- 5 bulan lalu
NVIDIA meluncurkan Spark, superkomputer AI personal yang membawa kemampuan AI tingkat data center ke rumah. Simak fitur dan spesifikasinya.

Pemerintah berupaya membuat harga internet lebih murah. Salah satu caranya, menyediakan internet 100 Mbps dengan harga Rp 100-150 ribu. Harga ini jauh lebih murah dari harga saat ini.
"Nah kita memastikan, mengupayakan, fixed broadband tersedia lebih murah kepada masyarakat," kata Koordinator Kebijakan Penyelenggaraan Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Benny Elian, seperti dikutip dari cnbcindonesia.
Untuk mewujudkannya, pemerintah menyiapkan frekuensi baru 1,4 Ghz untuk Broadband Wireless Access (BWA). Penyediaan frekuensi ini untuk meningkatkan penetrasi fixed broadband. Tujuannya, agar kualitas layanan fixed broadband lebih baik dan terjangkau.
Frekuensi 1,4 Ghz diperuntukkan bagi penyelenggara Fixed Broadband. Contohnya, modem atau router. Pemerintah kemungkinan akan menggelar seleksi untuk jaringan 1,4 Ghz. Tujuh dari sepuluh penyelenggara jaringan menyatakan minatnya.
Lelang rencananya diselenggarakan Semester I tahun 2025. Selanjutnya, seleksi untuk jaringan 700 Mhz, 26 Ghz, dan 2,6 Ghz akan menyusul.
"Untuk tujuh itu, saya tidak ingat jelas, tapi cuma yang pasti beberapa seluler ada dan sisanya itu penyelenggara FO itu yang saya hafal," tutur Benny.
Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Komdigi Denny Setiawan menyatakan, lelang frekuensi 1,4 GHz untuk meningkatkan kecepatan internet. "Konsepnya adalah belajar dari pengalaman lalu, adalah kita ingin fiberized tower [menara yang dilengkapi kabel fiber optik]. Tower itu harus fiberized," jelasnya.
Pemerintah mewajibkan frekuensi digunakan bersama-sama. Konsep ini juga berlaku untuk infrastruktur kabel fiber optik. Model ini memastikan pembangunan infrastruktur internet dengan kapasitas besar.
Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Danny Buldansyah mengatakan, lelang frekuensi kecil tidak bisa menurunkan harga. Pemberian spektrum paling signifikan menurunkan regulatory cost.
"Biar enggak tinggi ya makanya bagaimana cara pemberian spektrum. Itu penting karena kalau dibikin lelang terus kecil-kecil menurut saya enggak bisa menurunkan harga frekuensi," kata Danny.
Lelang frekuensi 1,4 GHz diharapkan dapat menurunkan harga internet di Indonesia. Pemerintah juga berupaya meningkatkan infrastruktur dan mengatur biaya lelang.