- 8.8/10 (12 Reviews)

- 5 hari lalu
RUU Hak Cipta berpotensi mengubah relasi kreator dan platform AI melalui aturan lisensi, transparansi data, kompensasi, dan perlindungan karya.

Hedra.ID, California - AI Overviews semakin sering muncul di hasil pencarian Google di Amerika Serikat. Menurut laporan Similarweb,Selasa (28/7/2026), fitur ringkasan berbasis AI itu tampil pada sekitar 43% pencarian yang dipantau pada Mei 2026.
Laporan itu menyebut angka tersebut naik dari sekitar 15% pada Januari 2025. Namun, kenaikannya tidak berlangsung stabil. Kemunculan AI Overviews sempat mendekati 40% pada Agustus 2025, lalu turun ke sekitar 27% pada Oktober sebelum kembali meningkat.
Sekedar informasi, AI Overviews menampilkan jawaban ringkas yang dibuat dengan bantuan AI langsung di halaman hasil pencarian. Dengan fitur ini pengguna masih dapat membuka tautan sumber, tetapi dalam beberapa kasus, ringkasan itu sudah memberikan jawaban tanpa perlu meninggalkan Google.
Selain itu, laporan yang sama juga menyebutkan peningkatan pada AI Mode, layanan pencarian Google yang memungkinkan pengguna melanjutkan pertanyaan dalam format percakapan Kunjungan ke fitur ini naik dari sekitar 126 juta pada Juni 2025 menjadi 279 juta pada Mei 2026.
Dengan adanya laporan tersebut, bisa dikatakan pola pencarian pengguna ikut berubah. Rata-rata panjang kueri di AS bertambah dari sekitar 3,33 kata pada pertengahan 2024 menjadi 3,51 kata pada Mei 2026. Porsi pencarian dengan lebih dari lima kata juga naik dari 13,6 persen menjadi 16,1 persen.
Perubahan tersebut berjalan seiring dengan upaya Google menghubungkan AI Overviews dan AI Mode. Sejak Januari 2026, pengguna dapat mengajukan pertanyaan lanjutan dari ringkasan AI, kemudian meneruskan pencarian melalui AI Mode.
Google menyebut AI Overviews telah digunakan oleh lebih dari 2,5 miliar pengguna aktif bulanan secara global. AI Mode, menurut pihaknya, juga telah melewati satu miliar pengguna bulanan. Namun, jumlah pengguna itu tidak sama dengan persentase pencarian yang menampilkan AI Overviews.
Angka 43% juga tidak dapat dianggap sebagai ukuran resmi untuk seluruh pencarian Google. Pengukuran lain dari Adthena menemukan AI Overviews muncul pada sekitar 18% pencarian di AS pada Juni 2026.
Perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh jenis kueri, perangkat yang dipantau, lokasi pengguna, ukuran sampel, serta definisi yang digunakan untuk mencatat kemunculan AI Overviews. Hingga kini, belum ada metode pengukuran yang digunakan secara seragam oleh seluruh industri.
Baca juga: Saat Wajah Menjadi Kunci Cadangan Akun Google
Semakin seringnya ringkasan AI muncul turut memunculkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap lalu lintas situs. Penelitian Pew Research Center pada 2025 menemukan pengguna lebih jarang mengeklik hasil pencarian ketika ringkasan AI tersedia.
Dalam penelitian tersebut, pengguna mengeklik hasil pencarian tradisional pada 8% kunjungan ketika ringkasan AI muncul, dibandingkan 15% ketika fitur itu tidak tersedia. Hanya sekitar 1% kunjungan ke halaman dengan ringkasan AI yang berlanjut ke salah satu tautan di dalam ringkasan.
Temuan Pew berasal dari periode dan sampel yang berbeda, sehingga tidak dapat langsung digunakan untuk mengukur dampak kenaikan yang dicatat Similarweb pada 2026. Meski begitu, kedua laporan menunjukkan bahwa jawaban berbasis AI semakin memengaruhi cara pengguna berinteraksi dengan Google Search.
Laporan Similarweb memperkuat tanda bahwa AI Overviews telah menjadi bagian yang lebih besar dari pengalaman pencarian Google. Namun, seberapa sering fitur itu muncul dan seberapa besar dampaknya terhadap situs sumber masih bergantung pada metode serta kelompok pencarian yang diukur.