- 8.8/10 (12 Reviews)

- 5 hari lalu
Belanja AI Big Tech terus membesar karena kebutuhan komputasi naik, tetapi investor mulai menunggu bukti bahwa infrastruktur mahal itu bisa menghasilkan imbal balik.

Hedra.ID, Jember - Tim robot Richie dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjuarai Kontes Robot ABU Indonesia 2026 setelah mengalahkan Maestro Evo dari Universitas Negeri Yogyakarta dengan skor 160–20. Babak final berlangsung di Universitas Jember pada Minggu (12/7/2026) malam.
Kemenangan tersebut membuat ITS mempertahankan piala bergilir Sambhawana Pratimacala sekaligus mengamankan tiket untuk mewakili Indonesia pada ABU Asia-Pacific Robot Contest 2026 di Hong Kong. Richie juga meraih penghargaan Best Design, sementara Maestro Evo mendapat Best Strategy.
Sementara itu, Lahbako-san dari Universitas Jember menempati posisi ketiga. Tim tuan rumah sebelumnya dihentikan Richie pada semifinal dengan skor 130–70.
Mengenai penyelenggaraannya, KRAI 2026 mengusung tema Kung Fu Quest. Setiap tim harus menyiapkan dua robot yang bekerja bersama untuk menyelesaikan sejumlah misi di arena dengan memanfaatkan sistem mekanik, sensor, kendali, pemrograman, dan otomasi.
Dalam tim ITS, satu robot bertugas mengambil dan menempatkan objek, sedangkan robot lainnya bergerak secara otonom untuk mengenali serta mengambil objek di arena. Pembagian tugas itu menjadi bagian penting dari strategi Richie sepanjang pertandingan.
Sebagai juara nasional, ITS akan membawa nama Indonesia ke ABU Robocon 2026 di Hong Kong pada Agustus. Kompetisi tersebut menggunakan tema yang sama dan mempertemukan para pemenang seleksi dari negara dan wilayah peserta.
Ketua Tim ABU Robocon ITS Muhammad Najmi Ihsan mengatakan pembagian tugas menjadi kunci kerja sama kedua robot. “Rex juga memiliki tugas mengambil spear yang nantinya digabungkan dengan Triseratops,” ujarnya seperti dikutip Hedra.ID dari situs resmi ITS.